Razia Pekat Ramadan, Polisi Temukan 13 Botol Miras di Toko di Nganjuk, Penjual Kena Pasal Tipiring

Razia Pekat Ramadan, Polisi Temukan 13 Botol Miras di Toko di Nganjuk. Penjual miras itu dikenai pasal tindak pidana ringan.

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Unit Reskrim Polsek Kertosono melaksanakan Operasi Penyakit masyarakat (Pekat) bulan Ramadan dengan sasaran penjual miras ilegal, Sabtu (18/5/2019) malam.

Hasil razia pekat mengamankan barang bukti berupa 11 botol miras merk Vodka Mension House isi 350 ml dan 2 botol miras merk Sri Gunting isi 520 ml.

Terduga Teroris yang Diciduk Densus 88 di Nganjuk, Dikenal Pendiam & Alim, Biasa Jadi Muazin Masjid

Terungkap Pesan WhatsApp Korban Kecelakaan Bus Maut di Tol Madiun-Nganjuk, Sempat Pinjam Hem Putih

Densus 88 Mabes Polri Tangkap Terduga Teroris Saat akan Beli Pulsa di Konter Ponsel Nganjuk

Barang bukti miras diamankan dari dalam toko milik Bambang Riyantoko (56) warga Perum Griya Kepuh Asri Kertosono, Kabupaten Nganjuk.

Tersangka dan barang bukti miras yang ditemukan petugas telah diamankan untuk proses lebih lanjut. Penjual miras bakal dijerat dengan pasal tindak pidana ringan (tipiring).

Kapolsek Kertosono Kompol Abraham Sisik saat dikonfirmasi tribunjatim.com menjelaskan, penjual miras bakal dijerat pasal 83 Perda Kabupaten Nganjuk No 4 tahun 2011 tentang Wajib Restribusi Penjualan Miras beralkohol Tanpa Izin.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved