Gagal Menggenggam Kursi di Senayan, Bambang Haryo: Banyak Kecurangan di Pileg & Pilpres

Gagal Menggenggam Kursi di Senayan, Bambang Haryo : Banyak Kecurangan di Pileg & Pilpres.

SURYA/FATIMATUZ ZAHROH
Bambang Haryo, tokoh politisi Partai Gerindra saat memberikan keterangan pada awak media, Sabtu (23/3/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Caleg Petahana DPR RI, Bambang Haryo Soekartono gagal melaju ke Senayan jika merujuk pada rekapitulasi hasil Pemilu 2019 tingkat Provinsi Jatim.

Di  Dapil Jatim I, Gerindra hanya mendapatkan satu kursi yang diisi oleh peraih suara terbanyak yaitu Rahmat Muhajirin, sedangkan Bambang Haryo menempati urutan kedua.

Mengenal Rahmat Muhajirin, Sosok yang Berhasil Depak Ahmad Dhani dan Bambang Haryo di Dapil Neraka

Kursi DPR RI dari Dapil Jatim 1, Bambang Haryo Terdepak, Caleg Artis Gagal Kecuali Arzeti Bilbina

Bambang DH: PDIP Dapat 3 Kursi di DPR RI Dapil Jatim I, Puti Guntur Diprediksi Dapat Suara Melejit

"Semuanya saya kembalikan kepada masyarakat tentu masyarakat akan memilih dari calonnya yang terbaik," kata Bambang Haryo, Senin (20/5/2019).

Bambang Haryo menilai, sistem Pemilu tahun ini merupakan Pemilu yang paling amburadul, karena banyak oknum petugasnya yang bisa dipengaruhi.

"Semua oknum petugas dapat dipengaruhi untuk melakukan hal-hal yang kurang benar, maka dari itu banyak sekali ditemukan kecurangan-kecurangan baik di tingkat Pilpres maupun Pileg," ucap politisi Gerindra ini.

Money politics menurut Bambang Haryo juga begitu marak dan hal tersebut dibiarkan oleh aparat.

"Padahal money politik itu merupakan cikal bakal korupsi. Pemilu tahun ini tidak seperti tahun 2014 yang sangat tertib," lanjutnya.

Saat ini, Bambang Haryo mengaku masih fokus untuk menyelesaikan tugasnya sebagai anggota DPR RI sembari menunggu penetapan hasil dari KPU RI

"Ini amanah rakyat, dan saya akan fokus untuk menyelesaikan tugas dan amanah ini sebaik mungkin hingga selesai," ucapnya.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved