Otopsi Korban Mutilasi di Pasar Besar Malang Keluar, Sugeng Lakukan Hal Ekstrem ke Organ Intim

Otopsi Korban Mutilasi di Pasar Besar Malang menyatakan bahwa pelaku bernama Sugeng memberi keterangan berbeda ke polisi

Otopsi Korban Mutilasi di Pasar Besar Malang Keluar, Sugeng Lakukan Hal Ekstrem ke Organ Intim
SURYA/RIFKY EDGAR
Sugeng (tengah) pelaku mutilasi wanita di Pasar Besar Kota Malang saat diamankan petugas di Polres Malang Kota pada Senin (20/5/2019) 

TRIBUNJATIM.COM, KLOJEN - Rumah Sakit Saiful Anwar mengeluarkan hasil otopsi jasad wanita korban mutilasi yang ditemukan di Pasar Besar Kota Malang beberapa waktu lalu.

Hasilnya berbeda dari keterangan pelaku bernama Sugeng. Sebelumnya Sugeng mengaku telah memutilasi korban yang sudah meninggal dunia akibat sakit.

Sebaliknya, otopsi Rumah Sakit Saiful Anwar menyatakan korban dimutilasi saat masih hidup. Setidaknya saat pingsan atau tidak sadarkan diri.

Tak hanya itu, Rumah Sakit Saiful Anwar juga menemukan luka ekstrim di organ intim korban.

(KRONOLOGI LENGKAP Mutilasi di Pasar Besar Malang, Kaki Korban Ditato Saat Pingsan Pakai Jarum Sepatu)

Dari keterangan petugas, sebelum melakukan pembunuhan, Sugeng disebut melakukan hubungan intim dengan korban pada  7 Mei 2019.

Sugeng memasukkan tangannya ke organ intim dan dubur korban. Akibatnya, keluar cairan dari organ intim dan dubur. korban juga jadi tak sadarkan diri. 

Belum selesai, Sugeng melakban organ intim korban dan menyumpal dubur korban menggunakan kaus.

Penemuan ini berbeda dari pengakuan Sugeng sebelumnya yang menyebut korban meninggal dunia akibat sakit paru-paru.

"Korban meninggal dunia karena sakit, masih kami dalami. Kami juga masih meminta data-data dari tim forensik," ucap Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri .

Keterangan otopsi menyatakan korban memang meninggal dunia karena dibunuh.

Halaman
12
Penulis: Rifki Edgar
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved