Sweeping Massa ke Jakarta, Anggota Dewan Pakar BPN Prabowo-Sandi Beri Tanggapan: Ini Hak Demokrasi

Anggota Dewan Pakar Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Bambang Haryo Soekartono menyayangkan sikap Polda Jatim sweeping massa ke Jakarta.

Sweeping Massa ke Jakarta, Anggota Dewan Pakar BPN Prabowo-Sandi Beri Tanggapan: Ini Hak Demokrasi
TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTI
Caleg DPR RI dari Partai Gerindra, Bambang Haryo Soekartono, optimis lolos dari Dapil Jatim I Surabaya-Sidoarjo 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Anggota Dewan Pakar Badan Pemenangan Nasional (BPN) Capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga, Bambang Haryo Soekartono menyayangkan sikap Polda Jatim yang melakukan sweeping untuk mencegah massa berangkat ke Jakarta jelang penetapan hasil pemilu 2019 oleh KPU.

Menurut Bambang Haryo, massa tersebut ingin menyampaikan suara dan aspirasinya di depan umum yang hal tersebut dilindungi oleh undang-undang.

Cegah Mobilisasi Massa People Power ke Jakarta, Kendaraan Pribadi & Umum di Tuban Dicek Ekstra Ketat

Antisipasi Gerakan People Power, Polisi Pasuruan Sisir Kereta Api Tujuan Jakarta di Stasiun Bangil

"Saya pikir ini adalah hak demokrasi mereka dan ini sudah dilindungi oleh undang-undang, ada undang-undang kebebasan berpendapat," ucap Bambang, Senin (20/5/2019).

Politisi Gerindra ini melanjutkan, karena kebebasan berpendapat sudah dilindungi oleh undang-undang dan suatu bentuk demokrasi, maka seharusnya kepolisian ikut melindungi berjalannya undang-undang tersebut.

"Polisi ini harusnya ikut melindungi bahkan kalau perlu dikawal agar keselamatan mereka dan keselamatan publik menjadi kondusif," lanjut Anggota DPR RI dari Komisi V ini.

Sweeping yang dilakukan Polda Jatim tersebut menurut Bambang Haryo sama saja seperti membungkam kembali kebebasan untuk berpendapat.

BREAKING NEWS - Polda Jatim Amankan 54 Orang yang Akan ke Jakarta, Temukan Benda Diduga Bom Molotov

FAKTA BARU Tour Jihad ke Jakarta Terbongkar, Tarif hingga Agenda, Penyedia: Bukan Sekejam Kata-Kata

"Sebenarnya apa yang ditakuti. Mereka menyuarakan dengan damai, kalau kita lihat iklim 212 beberapa kali juga berjalan bagus dan tertib mereka menyuarakan saja mereka tidak mengotori lingkungan. Itu menunjukan sebenarnya tidak ada yang perlu dikhawatirkan," lanjutnya.

Lebih lanjut, Bambang Haryo menjelaskan salah satu tujuan massa tersebut berkumpul di Jakarta adalah ingin mengungkapkan suaranya selama pelaksanaan Pemilu 2019.

"Termasuk dalam penghitungan suara di KPPS, PPK yang mereka merasa tidak puas, mereka ingin menyampaikan pendapatnya ke Jakarta dan menyampaikan pendapat itu dilindungi undang-undang lo," pungkasnya.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved