Gubernur Jatim Khofifah Imbau Warga Jatim Hindari Lokasi Kerusuhan di Jakarta

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengimbau kepada masyarakat Jawa Timur yang berada di Jakarta agar berhati-hati dan tidak mendekat

Gubernur Jatim Khofifah Imbau Warga Jatim Hindari Lokasi Kerusuhan di Jakarta
(Surya/Fatimatuz zahroh)
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat memimpin upacara memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke 111 di halaman Gedung Grahadi, Senin (20/5/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengimbau kepada masyarakat Jawa Timur yang berada di Jakarta agar berhati-hati dan tidak mendekat atau ikut dalam kerusuhan yang terjadi di sejumlah titik di Jakarta.

"Hari ini kami mohon kepada penduduk Jawa Timur yang di Jakarta juga banyak, yang kerja di Jakarta, yang dagang di Jakarta, yang studi di Jakarta , tolong hindari , titik-titik yang sudah masuk dalam kategori tidak aman dilewati," kata Khofifah saat ditemui usai meninjau Pasar Besar Madiun, Rabu (22/5/2019) siang.

Khofifah juga mengimbau kepada masyarakat Jawa Timur yang berada di Jakarta agar terus mengupdate informasi kondisi terkini di Jakarta, agar terhindar dari dampak kerusuhan yang terjadi.

"Harus teta update suasana, supaya dapat terhindar dari dampak sesuatu yang kita tidak ingin itu terjadi," katanya kepada Tribunjatim.com.

Polly Alexandria Kembali ke Pelukan Sang Suami Nur Khamid, Disambut Pakai Lalapan Terong & Tahu

Aksi 22 Mei, Anies Baswedan Klaim Ada 6 Orang Tewas & 200 Luka, Polisi Ungkap Fakta Lainnya

Hotman Paris Joget Bareng Keponakan Dewi Perssik Lebby, Sentil Rosa Meldianti: Ini atau Satu Lagi?

Ia menuturkan, sebelumnya Pemprov Jawa Timur serta Forkopimda sudah meminta kepada warga Jawa Timur agar tidak usah berangkat ke Jakarta untuk mengikuti aksi 22 Mei, karena dikhawatirkan akan ditunganggi oleh pihak yang tidak bertanggungjawab.

"Kami mengimbau dari awal jangan ke Jakarta, karena kalau ketemu dengan kerumunan crowd kita tidak tahu, kemungkinan-kemungkinan ada yang mau bikin rusuh, kemungkinan-kemungkinan ada yang provoke, itu kan kalau crowd agak sudah untuk mereka bisa mendeteksi," katanya kepada Tribunjatim.com
. (rbp/Tribunjatim.com)

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved