Mustasyar NU Probolinggo Hasan Aminuddin Ucapkan ke Jokowi, Ingatkan Pendemo Terima Keputusan

Mustasyar NU Kabupaten Probolinggo, Hasan Aminuddin mengucapkan selamat kepada pasangan Joko Widodo (Jokowi)- KH Ma'ruf Amin yang memenangi Pilpres.

Mustasyar NU Probolinggo Hasan Aminuddin Ucapkan ke Jokowi, Ingatkan Pendemo Terima Keputusan
Surya/Galih Lintartika
Mustasyar NU Hasan Aminuddin dan segenap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo meresmikan Rest Area Desa Dungun, Kecamatan Tongas, Senin (5/2/2018) pagi. 

TRIBUNJATIM.COM, PROBOLINGGO - Mustasyar NU Kabupaten Probolinggo, Hasan Aminuddin mengucapkan selamat kepada pasangan Joko Widodo (Jokowi)- KH Ma'ruf Amin yang memenangi Pilpres.

Anggota Komisi VIII DPR RI ini mengajak pada masyarakat untuk menghormati hasil pemilu yang telah ditetapkan oleh KPU RI pada Selasa (21/5) dini hari.

"Mewakili masyarakat Kabupaten Probolinggo, Saya mengucapkan selamat mengemban tugas kepada Al Mukarrom Joko Widodo dan KH. Ma’ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden republik Indonesia untuk 5 tahun mendatang,” katanya kepada Tribunjatim.com.

Suami dari Bupati Probolinggo dua Periode ini juga menyebutkan, terpilihnya Presiden dan Wakil Presiden Jokowi dan Mbah Amin ini diharapkan dapat disikapi bijak oleh pihak lawan, dan mau menerimanya dengan lapang dada.

“Tantangan kedepan pastinya akan semakin berat. Harapannya tentu kepada pemimpin negara ini agar mampu membangun bangsa Indonesia sebagai negara yang Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur,” ujarnya kepada Tribunjatim.com.

LENGKAP Isi Surat Pengancam Jokowi yang Kini Terancam Hukuman Mati, Pelaku Ungkap Alasannya

FPI Bantu Polisi Halau Massa Aksi 22 Mei Area Petamburan, 99 Orang Terkait Kerusuhan Ditangkap

Bunga Tabebuya Kembali Hiasi Kota Surabaya, Kini Lebih Cerah dengan Warna Kuning

Hasan juga meminta kepada seluruh pihak yang kecewa, karena pilihannya tidak terpilih sebagai pemimpin negeri agar berhenti menyebar kebencian yang menyesatkan rakyat dengan kabar bohong atau HOAX yang justru dapat memecah belah bangsa dan negara.

“Kepada seluruh tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh politik yang selama ini mengungkapkan kekecewaannya tanpa dasar dan mengajak rakyat ke ibukota pada bulan suci Ramadan ini. Alangkah baiknya untuk pulang dan menunaikan syariat Islam dengan dengan menjalankan ibadah bersama keluarga,”pintanya.

Dia pun menjelaskan, pihak aparat keamanan utamanya Polisi telah memberikan banyak kelonggaran dan toleransi kepada para pendemo untuk menyampaikan protesnya. Namun, Hasan mengingatkan kepada masa pendemo agar tetap mematuhi peraturan perundang-undangan. Dimana aksi protes atau unjuk rasa maksimal dilakukan hingga pukul 18.00 WIB.

“Selebihnya adalah toleransi yang coba diberikan oleh pihak keamanan agar masa pendemo sadar dan segera membubarkan diri. Dan saya mengaharapkan sekali saudara-saudara kita itu untuk segera mengakhiri aksinya dan pulang ketengah-tengah keluarganya," tandasnya.

Sekadar diketahui, pasangan Capres-Cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin berhasil memenangi pemilu 2019 dengan perolehan suara sah 85.607.362 suara atau 55,50 persen dari total suara sah nasional, yakni 154.257.601 suara. Sedangkan jumlah suara sah pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno 68.650.239 suara atau 44,50 persen dari total suara sah nasional. (lih/Tribunjatim.com)

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved