Polda Jatim dan Polrestabes Surabaya Kerahkan Pengamanan di KPU dan Bawaslu

"Kami menerima laporan ada aksi di Kantor KPU Surabaya. Jumlahnya belum pasti," kata Kasub Bag Humas Polrestabes Surabaya Rety Husin, Rabu (22/5/2019)

Polda Jatim dan Polrestabes Surabaya Kerahkan Pengamanan di KPU dan Bawaslu
Yusron nauval/tribunjatim.com
Massa saat memadati areal Kantor Bawaslu Jatim di jalan tanggulangin Surabaya, Jumat (17/5/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Adanya kericuhan yang terjadi sejak Selasa (21/5/2019) malam di Jakarta, aparat gabungan Polri dan TNI mengamankan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Pengamanan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi pemberitahuan yang diterima polisi terkait massa aksi Ratu Adil (Rakyat Bersatu Untuk Pemilu Jujur dan Adil).

"Kami menerima laporan ada aksi di Kantor KPU Surabaya. Jumlahnya belum pasti," kata Kasub Bag Humas Polrestabes Surabaya Rety Husin, Rabu (22/5/2019).

Meski tidak terdapat pemberitahuan aksi di lokasi lain, polisi mengantisipasi di Bawaslu.

Personel gabungan dikerahkan diantaranya, 360 personel Polda Jatim, 168 personel Polrestabes Surabaya, 96 personel Polsek Jajaran dan 180 personel TNI.

Pengamanan tersebut disebut Rety masih seperti pengamanan aksi demo yang sebelumnya terjadi di Surabaya, Rabu (15/5/2019) oleh Ratu adil dan Forum Umat Islam (17/5/2019).

Aksi 22 Mei, Anies Baswedan Klaim Ada 6 Orang Tewas & 200 Luka, Polisi Ungkap Fakta Lainnya

Polly Alexandria Kembali ke Pelukan Sang Suami Nur Khamid, Disambut Pakai Lalapan Terong & Tahu

"Kami kerahkan 295 personel di Bawaslu dan KPU Kota 419 personil. Pengamanannya masih sama dengan aksi-aksi sebelumnya, untuk penambahan masih belum perlu," katanya.

Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved