Agar Anak Tidak Mabuk Kendaraan Ketika Perjalanan Jauh, Perhatikan Hal-hal Berikut Ini!

Mabuk kendaraan atau motion sickness biasanya terjadi pada anak terjadi pada anak dengan rentang usia 2 - 12 tahun.

Agar Anak Tidak Mabuk Kendaraan Ketika Perjalanan Jauh, Perhatikan Hal-hal Berikut Ini!
SURYA.CO.ID/CHRISTINE AYU NURCHAYANTI
Dokter spesialis anak Rumah Sakit Umum Haji Surabaya, dr Dyah Retno Wulan SpA, Kamis (23/5/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Mabuk kendaraan atau motion sickness biasanya terjadi pada anak terjadi pada anak dengan rentang usia 2 - 12 tahun.

Hal ini disampaikan oleh dokter spesialis anak Rumah Sakit Haji Surabaya, dr Dyah Retno Wulan SpA.

Secara sederhana, mabuk kendaraan, tutur Dyah disebabkan pergerakan laju kendaraan yang menganggu atau mempengaruhi saraf sehingga terangsang untuk pusing, mual, dan muntah.

Apa yang bisa dilakukan agar anak terhindar dari mabuk kendaraan ketika perjalanan jauh?

Terminal Purabaya Prediksi Lonjakan Penumpang Mudik Lebaran Terjadi Mulai 29 Mei, Puncaknya 2 Juni

1. Pilih Tempat Duduk yang Pandangannya Lebih Terbuka

Dyah menuturkan untuk meminimalisir terjadinya mabuk kendaraan, anak perlu ditempatkan pada tempat duduk yang pandangannya lebih terbuka.

"Misalnya, kalau di perjalanan darat, usahakan duduk di bagian depan atau tengah. Kalau perjalanan menggunakan pesawat, paling aman di bagian tengah, sejajar dengan sayap karena jauh lebih seimbang daripada bagian belakang misalnya" tutur Dyah.

Prinsipnya, lanjutnya, hindarkan anak dari banyak goncangan kendaraan.

Daftar 18 Bengkel dan Posko Siaga Mudik Lebaran 2019/1440 H Grup Astra Jatim, Cek Lokasinya!

2. Hindari Posisi Kepala yang Menunduk

Posisi duduk yang salah seperti menunduk selama perjalanan juga bisa membuat anak mabuk kendaraan.

Halaman
12
Penulis: Christine Ayu Nurchayanti
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved