Malam Lailatul Qadar Diburu Umat Muslim Demi Meraih Pahala 1000 Bulan, Ini Ciri Fisik Raih Momennya!

Malam Lailatul Qadar Diburu Umat Muslim Demi Meraih Pahala 1000 Bulan, Ini Ciri Fisik Raih Momennya!

Malam Lailatul Qadar Diburu Umat Muslim Demi Meraih Pahala 1000 Bulan, Ini Ciri Fisik Raih Momennya!
TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN
Ustaz Abdullah Sattar Kajur Komunikasi Fakultas Dakwah Dan Komunikasi saat dijumpai di Fakultas Dakwah UINSA, Jumat, (24/5/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Malam Lailatul Qadar adalah malam yang didambakan oleh seluruh umat muslim.

Di malam tersebut biasa disebut malam 1000 bulan. Dimana yang meraih malam itu mendapat pahala selama 1000 bulan.

Tak ayal, malam yang jatuh di Bulan Ramadan ini, umat muslim dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, berdzikir di setiap malam saat Bulan Ramadan.

3 Menu Paling Populer Selama Bulan Ramadan, Selalu Ada saat Buka Puasa!

5 Tips Makeup Flawless untuk Ngabuburit di Bulan Ramadan, Aplikasikan Riasan Setipis Mungkin!

Jadwal Buka Puasa di Surabaya dan 33 Kota Besar Lainnya pada 19 Ramadan 1440 H/Jumat 24 Mei 2019

Dikatakan oleh Ustaz Abdullah Sattar Kepala Jurusan Komunikasi Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA), malam pertama diturunkannya kitab suci Al Quran itu juga disebut malam Lailatul Qadar.

"Al Qadar sendiri memiliki banyak makna, pertama penetapan, artinya di malam itu terlihat siapa yang bahagia siapa yang tidak. Kedua, maknanya itu sempit. Kenapa, karena banyak malaikat turun melihat aktivitas manusia di malam itu. Adapun yang ketiga, maknanya kemuliaan," terangnya saat dijumpai di Fakultas Dakwah UINSA, Jumat, (24/5/2019).

Kemuliannya adalah, lanjut Sattar, pahalanya melebihi 1000 bulan bila dikalkulasi dengan usia manusia mencapai 83 tahun.

Kenapa berbeda? Sattar menjelaskan inilah kemuliaan malam Lailatul Qadar di bulan Ramadan.

Untuk mengetahui ciri fisik dari malam Lailatul Qadar bukan sesuatu yang pasti. Akan tetapi ada beberapa riwayat menerangkan ada satu malam di bulan Ramadan ini suasananya sejuk.

"Ada suatu kepastian di malam Lailatul Qadar itu disaat orang beribadah di malam itu dia merasakan ketenangan. Sesuatu yang berbeda. Mendapat kebahagiaan hingga fajar tiba," lanjutnya.

Dalam perspektif beberapa mufassir (ahli tafsir) yang menafsirkan potongan ayat terakhir di Surat Al Qadar, Fajar ialah hingga ajal manusia itu tiba.

"Jadi mendapatkan kebahagiaan hingga akhir hayatnya," tegas pria asal Surabaya tersebut.

Oleh sebab itu, banyak umat muslim yang ingin mendapatkan kefadholan malam tersebut.

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved