Aksi 22 Mei

Massa Aksi 22 Mei Bakar Warkop, Ismail Rugi Rp 20 Juta: Semuanya Jadi Abu Sakit Hati Saya

Cerita sedih Ismail yang warkopnya dibakar massa aksi 22 Mei, ia harus mengalami kerugian hingga Rp 20 juta

Massa Aksi 22 Mei Bakar Warkop, Ismail Rugi Rp 20 Juta: Semuanya Jadi Abu Sakit Hati Saya
TribunJakarta/Muhammad Rizki Hidayat
Ismail (68), pemiliki warkop yang dijarah massa aksi, di Jalan KH Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Kamis (23/5/2019). 

TRIBUNJATIM.COM - Aksi 22 Mei yang menimbulkan kericuhan mengakibatkan kerugian besar pada sejumlah pedagang kecil yang dagangannya dijarah hingga dibakar massa.

Seperti yang dialami oleh pemilik warung kopi (warkop), Ismail (68).

Ismail harus mengalami kerugian hingga Rp 20 jta setelah warungnya dibakar massa aksi di Jalan KH Wahid Hasyim, Sabang, Jakarta Pusat.

Dikatakan Ismail, insiden itu terjadi pada Rabu (22/5/2019) pukul 23.00 WIB.

Gubernur Ganjar Bongkar Sengkuni di Balik Rusuh 22 Mei, Ciri-Cirinya Diungkap, Siapa yang Dimaksud?

Kronologi kejadian dimulai ketika massa melancarkan aksinya menuju Gedung Bawaslu RI, Jakarta Pusat.

Kemudian massa melihat ada Pos Polisi Sabang yang saat itu berada di samping warkop milik Ismail.

"Sumpah, saya kaget banget. Tau-tau dibangunin paksa, saya mau dipukulin disangka polisi. Saya bilang, saya bukan polisi tapi yang punya warkop. Tapi mereka tidak percaya," jelas Ismail.

"Akhirnya ada lima orang yang membela saya, mereka bilang (jangan dipukulin, kasihan). Nah, saya lihat ada orang pakai kaos putih teriak provokator begitu. Dia bilang, bakar saja bakar pospolnya," sambung Ismail.

Detik-detik Sebelum Soeharto Mundur, Isi Kalimat Sepucuk Surat Bikin Soeharto Gugup dan Terpukul

Setelah itu, Ismail menceritakan kala itu massa terprovokasi hingga membakar Pos Polisi Sabang lantas kobaran api merambat ke warkop milik Ismail.

"Satu orang langsung menyiram bensin ke dalam Pospol. Terus apinya menyambar ke warkop saya. Sedih saya, tidak bisa berbuat apa-apa," ucap Ismail yang memiliki empat orang anak.

Halaman
1234
Penulis: Elma Gloria Stevani
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved