Meski Tenggat Waktu Terlampaui, 252 Berkas Gugatan Sengketa Pemilu Legislatif Diterima MK Sejak Pagi

Meski tenggat waktu terlampaui, para pemohon gugatan Pileg masih memberikan berkasnya hingga siang ini, sejauh ini sudah terkumpul 252 berkas gugatan

Meski Tenggat Waktu Terlampaui, 252 Berkas Gugatan Sengketa Pemilu Legislatif Diterima MK Sejak Pagi
TribunJakarta/Elga Hikari Putra
Juru Bicara Mahkamah Konstitusi (MK) Fajar Laksono 

TRIBUNJATIM.COM - Sejak pagi tadi sebanyak 252 berkas permohonan gugatan sengketa pemilu legislatif 2019 sudah diterima oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

Fajar Laksono selaku Juru Bicara MK menyebutkan 252 permohonan itu terdiri dari 243 sengketa hasil Pileg DPR serta DPRD dan 9 diajukan oleh calon anggota DPD.

5 Penumpang dan Sopir Ambulans Berlogo Partai Gerindra Dibayar Rp 1,2 Juta, Begini Kronologinya

"Tapi itu belum mencerminkan jumlah perkara sebab itu nanti akan diverifikasi lagi. sehingga nanti sumpah fix perkaranya baru diketahui setelah proses penelaahan," ujar Fajar di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (24/5/2019).

Dikatakan Fajar Laksono, jumlah tersebut kemungkinan akan terus bertambah melihat sejak tadi malam banyak pemohon yang telah mengambil nomor antrean meski tenggat waktu yang ditentukan sudah berakhir.

"Kemungkinan masih bisa bertambah, sebab MK tidak lantas kemudian menutup begitu, ya. Yang masih ingin mengajukan peemohonan pun sebetulnya masih ada meskipun tenggat waktu telah terlampaui," tuturnya.

6 FAKTA BARU Ambulans Berlogo Gerindra Bawa Batu, Tunggak Pajak hingga Fadli Zon Sebut Settingan

Fajar juga menuturkan bahwa pemohon masih diberi kesempatan untuk melengkapi dan memperbaiki permohonannya, bilamana para pemohon berniat untuk menambah argumentasi atau menambah dapil dan alat bukti.

"Karena dari MK nanti akan dilakukan verifikasi dengan mengeluarkan akta permohonan lengkap seandainya sudah lengkap dan akta permohonan belum lengkap kalau memang belum lengkap," kata Fajar.

MK siap menerima laporan gugatan sengketa Pemilu 2019

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga belum mendaftarkan gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK)

Fajar Laksono yang merupakan Juru Bicara Mahkamah Konstitusi menyatakan bahwa pihak MK siap dan bersedia menerima laporan tersebut.

Reaksi Fadli Zon Terkait Mobil Ambulans Berlogo Partai Gerindra Berisi Sejumlah Batu & Alat Pemukul

Halaman
12
Penulis: Elma Gloria Stevani
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved