Para Tokoh Lintas Agama di Kediri Kecam Kerusuhan Aksi di Jakarta : Dukung Tindakan Tegas Aparat

Para Tokoh Lintas Agama di Kediri Kecam Kerusuhan Aksi di Jakarta : Dukung Tindakan Tegas Aparat Keamanan Terhadap Pelaku Kerusuhan.

Para Tokoh Lintas Agama di Kediri Kecam Kerusuhan Aksi di Jakarta : Dukung Tindakan Tegas Aparat
SURYA/DIDIK MASHUDI
Direktur Aswaja NU Kediri David Fuadi 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Sejumlah tokoh lintas agama di Kabupaten Kediri mendukung tindakan tegas yang dilakukan aparat keamanan Polri dan TNI terhadap pelaku kerusuhan aksi 21-22 Mei di Jakarta.

Direktur Aswaja NU Kediri David Fuadi mengaku memonitor perkembangan situasi di Jakarta melalui media TV. Aksi rusuh yang terjadi di Kantor Bawaslu Jakarta telah mencoreng demokrasi di Indonesia.

Patroli Gabungan Sambangi Objek Vital di Kediri, Periksa Gudang Logistik yang Digembok Rangkap 3

Nikmatnya Buka Puasa Gratis dengan Menu Nasi Kebuli di Hotel Merdeka Kota Kediri

Sehari Jelang Aksi di Jakarta, Polda Jatim Cegah 1700 Orang Berangkat, Hentikan 2 Bus dari Kediri

"Saya sangat prihatin dan mengutuk aksi sangat anarkis dan tidak beradab. Saya mendoakan TNI-Polri dalam menjalankan tugas menjaga NKRI, dan mendukung tindakan tegas aparat keamanan," ujarnya Jumat (24/5/2019).

David Fuadi juga mendoakan aparat keamanan TNI-Polri agar tetap kuat dan bersinergi dalam rangka mengabdi mengamankan bangsa dan negara.

Diimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya di Kabupaten Kediri untuk tidak terpancing oleh isu-isu dan provokasi yang mengarah kepada disintegrasi bangsa dan hal-hal yang dapat merugikan bangsa dan negara.

"Mari kita rapatkan barisan jangan sampai terprovokasi yang dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa," tambahnya.

Sementara Badan Musyawarah Gereja (Bamag) Kabupaten Kediri mengajak seluruh elemen masyarakat untuk selalu menjaga persatuan dan kesatuan, sehingga tidak terjadi aksi rusuh maupun kekerasan.

Ketua Bamag Kabupaten Kediri Pdt Yermia Puryanto S.Th, mengungkapkan seharusnya seluruh elemen masyarakat dari elite politik dan tokoh agama berkewajiban menjadi penjaga nilai- nilai moral etika dan jati diri bangsa.

"Mari semua bergandengan tangan untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan Republik Indonesia, dan bersama-sama menolak setiap aksi kekerasan apapun alasannya," jelasnya.

Ketua Bamag juga mengajak seluruh warga masyarakat untuk mendukung TNI Polri yang telah sekuat tenaga menjaga masyarakat agar tetap aman dan damai, serta mengembalikan kehidupan bermasyarakat yang sempat berbeda beda pilihan politik saat pemilu.

Halaman
12
Penulis: Didik Mashudi
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved