Prabowo-Sandi Punya Waktu Sampai Malam Nanti Ajukan Gugatan ke MK, Kini MK Siap Terima Laporan

Mahkamah Konstitusi siap menerima laporan gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum dari pihak Prabowo

Prabowo-Sandi Punya Waktu Sampai Malam Nanti Ajukan Gugatan ke MK, Kini MK Siap Terima Laporan
TribunJakarta/Elga Hikari Putra
Juru Bicara Mahkamah Konstitusi (MK) Fajar Laksono 

TRIBUNJATIM.COM - Sejauh ini, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga belum mendaftarkan gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK)

Fajar Laksono yang merupakan Juru Bicara Mahkamah Konstitusi menyatakan bahwa pihak MK siap dan bersedia menerima laporan tersebut.

Reaksi Fadli Zon Terkait Mobil Ambulans Berlogo Partai Gerindra Berisi Sejumlah Batu & Alat Pemukul

"Intinya MK sejak Rabu kemarin begitu SK penetapan perolehan hasil pilpres ditetapkan oleh KPU, hari Rabu kita sudah siap menerima. Artinya kapanpun apakah hari ini, siang nanti atau sore nanti bahkan malam nanti intinya MK sudah siap," kata Fajar di MK, Jakarta Pusat, Jumat (24/5/2019).

Fajar menjelaskan mekanisme pendaftaran gugatan sama dengan pengajuan gugatan terhadap hasil pemilu legislatif.

"Mekanismenya sama, pemohon mengajukan permohonan tertulis, rangkapnya 12, disertai alat bukti dan daftar alat bukti," kata Fajar.

Tak tanggung-tanggung, Fajar menjelaskan apabila gugatan telah diterima Mahkamah Konstitusi, maka sidang perdana akan dimulai pada 14 Juni dan hasilnya akan ditetapkan pada 28 Juni 2019.

"Ini pengajuan permohonan, tapi permohonan ini nanti akan di registerasi 11 Juni. Permohonan itu berarti sudah menjadi perkara kemudian sidang pendahuluan akan dilaksanakan 14 Juni kemudian tanggal 17-21 Juni itu sidang pembuktian. kemudian tanggal 28 memutus perselisihan hasil pilpres," paparnya.

Untuk diketahui, Mahkamah Konstitusi menyediakan pelayanan selama 24 jam dan akan menutup layanan permohonan pengajuan perkara pada 24 Mei 2019.

5 Penumpang dan Sopir Ambulans Berlogo Partai Gerindra Dibayar Rp 1,2 Juta, Begini Kronologinya

Dilansir dari Kompas.com, Mahkamah Konstitusi siap sedia menerima segala bentuk permohonan (PHPU) dari para peserta pemilu 2019 sejak pukul 09.00 WIB pagi (21/5/2019). Mahkamah Konstitusi pun sudah menyediakan 10 meja masing-masing 8 untuk pengajuan perkara dan 2 untuk konsultasi.

Hanya saja hingga pukul 10.00 WIB, belum ada satu pun partai politik atau badan pemenangan dari kedua pihak pasangan calon presiden dan wakil presiden yang mengajukan PHPU.

Detik-detik Sebelum Soeharto Mundur, Isi Kalimat Sepucuk Surat Bikin Soeharto Gugup dan Terpukul

"Ada 2 meja untuk pelayanan konsultasi kemudian 8 meja untuk permohonan pengajuan perkara, di antaranya ada PHPU Pilpres, DPRD, DPD, dan DPR," ujar Juru Bicara MK Fajar Laksono di Gedung MK, Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2019).

Juru Bicara MK, Fajar Laksono menjelaskan bahwa proses permohonan perkara PHPU berlangsung 24 jam dan batas akhirnya pada Jumat (24/5/2019) pukul 01.46 WIB sesuai dengan penetapan hasil rekapitulasi nasional penghitungan suara Pemilu 2019 yang digelar di Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2019) dini hari.

Daftar Nama Pengacara Kubu Jokowi dan Prabowo yang Bakal Bertarung di MK, Simak Juga Profilnya!

"Ini prosesnya 24 jam, makannya kita menggunakan sistem kerja shift sampai pagi. Kemungkinan batas akhirnya Jumat dini hari jam 1-an," papar dia.

Bahkan sebelumnya Ketua KPU, Arief Budiman sempat mengatakan bahwa KPU memberikan kesempatan bagi peserta Pemilu 2019 untuk mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusional bila merasa tidak puas dengan hasil penghitungan KPU RI.

Sedangkan jangka waktu pengaduan gugatan paling lambat tiga hari setelah hasil ditetapkan.

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul MK Siap Terima Laporan Sengketa Pemilu yang Diajukan Prabowo-Sandi Hingga Malam Nanti

Terbongkar Isi Chat Grup WhatsApp Perusuh 22 Mei, Lokasi Jokowi Dipantau, Polisi: Ada yang Membiayai

Penulis: Elma Gloria Stevani
Editor: Januar AS
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved