Gubernur Kalimatan Utara Irianto Lambrie Sharing Tata Kelola Pemerintahan di Banyuwangi

Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Irianto Lambrie, melakukan kunjungan kerja ke Banyuwangi, Jumat (24/5/2019).

Gubernur Kalimatan Utara Irianto Lambrie Sharing Tata Kelola Pemerintahan di Banyuwangi
SURYA/HAORRAHMAN
Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Irianto Lambrie, melakukan kunjungan kerja ke Banyuwangi, Jumat (24/5/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Irianto Lambrie, melakukan kunjungan kerja ke Banyuwangi, Jumat (24/5/2019).

Ditemui Wakil Bupati Banyuwangi, Yusuf Widyatmoko, Irianto berdikusi banyak hal terkait masalah tata kelola pemerintahan.

Irianto didampingi Kepala Biro Pembangunan Provinsi Kaltara, Sunardi, dan Kepala Badan Penghubung Provinsi Kaltara, Ari Kuncoro.

Antisipasi Cacar Monyet, Dinas Kesehatan Banyuwangi Minta Warga Tekuni Perilaku Hidup Bersih

Wisata Makam Bung Karno Masih Jadi Andalan untuk Dongkrak Investasi di Kota Blitar

Dia mengungkapkan, pihaknya beberapa kali bertemu Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, dan mendengar langsung paparannya tentang pembangunan Banyuwangi.

Dari situlah, timbul ketertarikan orang nomor satu di Provinsi Kalimantan Utara ini untuk melihat langsung kemajuan Banyuwangi.

“Setelah beberapa kali mendengar paparan Pak Bupati (Abdullah Azwar Anas), saya jadi tertarik. Bagi saya, banyak hal yang bisa dipelajari dari Banyuwangi. Makanya saya kemari untuk melihat langsung praktik pelaksanaannya. Kami ingin mempelajari banyak hal yang bisa diterapkan di Kaltara. Khususnya, tata kelola birokrasi,” kata Irianto.

Usai Jelajahi Banyuwangi, Belasan Pelaku Wisata akan Boyong Wisatawan Amerika ke Banyuwangi

Tata kelola birokrasi adalah modal penting bagi kemajuan suatu daerah.

Menurut dia, Banyuwangi dinilai berhasil melakukan tata kelola pemerintahan dengan baik sehingga membawa daerah berkembang dalam waktu yang cukup singkat.

Selain itu, lanjut dia, Banyuwangi berhasil mengajak warganya untuk ikut berpartisipasi dalam proses membangun daerah.

“Mengatur mindset masyarakat itu susah. Namun Banyuwangi sudah berhasil. Saya merasakan betul perubahannya. Dulu pas tahun 90-an, saya pernah menempuh jalur darat Malang-Bali lewat Banyuwangi, kondisinya kotor sekali. Tapi pagi ini, begitu landing di bandara saya dibikin takjub dengan daerahnya yang bersih dan rapi. Ini yang namanya perubahan. Inilah yang ingin kami pelajari,” ujar Irianto.

Berkunjung ke Banyuwangi, Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan Terpesona dengan Pulau Merah

Halaman
12
Penulis: Haorrahman
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved