Kepepet, Kuli Bangunan Asal Kediri ini Nekat Jadi Kurir Pil Koplo

Tim Anti Bandit Polsek Sukomanunggal Surabaya berhasil cokok seorang kurir Pil Koplo yang menyasar kalangan pelajar, Kamis (23/5/2019) kemarin.

Kepepet, Kuli Bangunan Asal Kediri ini Nekat Jadi Kurir Pil Koplo
Tribunjatim/Luhur Pambudi
Ling Fat Maranatha (21) saat digelandang Tim Anti Bandit Polsek Sukomanunggal 

 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA-Tim Anti Bandit Polsek Sukomanunggal Surabaya berhasil cokok seorang kurir Pil Koplo yang menyasar kalangan pelajar, Kamis (23/5/2019) kemarin.

Ia bernama Ling Fat Maranatha (21) warga Jalan Malang Pandangan RT 02 RW 02, Kandangan, Kediri.

Saat dikeler di halaman Mapolsek Sukomanunggal Surabaya, ia mengaku bahwa 1000 butir Pil Koplo itu bukan miliknya.

Ia hanya bertugas sebagai kurir barang haram tersebut ke seorang pembeli yang menunggunya di depan SPBU Jalan Raya Lontar No 123, Sambikerep, Surabaya, dihari dirinya dicokok polisi, Kamis (23/5/2019).

Seandainya hari itu Ling Fat berhasil menemui calon pembeli pil koplo tersebut.

Ia mengaku akan mendapat upah sebesar Rp 200 Ribu.

"Saya jadi kurir karena kepepet pak," kata Ling Fat, Jumat (24/5/2019).

Kapolsek Sukomanunggal Kompol Muljono, menuturkan pelaku memperoleh pil koplo itu dari rekannya yang ada di Kediri.

Cetak Gol Kemenangan Madura United, Andik Vermansah: Semoga Tim Tetap Solid dan Bisa Curi Poin

Jelang Mudik Lebaran 2019, Jalan Berlubang di Dekar Jalur Tol Pandaan-Malang Segera Diperbaiki

Lolos ke DPD RI, La Nyalla Berpamitan dan Dorong Kadin Terus Dukung Program Pemprov Jatim

Ribuan pil tersebut dijual seharga satu juta rupiah.

Pelaku terhitung sudah dua kali menjalankan aksinya.

"Pelaku ternyata mengedarkan barang haram tersebut kepada pelajar SMP kan memang harganya murah," tandas Muljono.

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved