Mahasiswa Unusa Orasi Kebangsaan Ajak Masyarakat Peduli Pendidikan Sambil Bagi-bagi Takjil 

Sejumlah mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) berbagi takjil di Jalan Margorejo, Sabtu (25/5).

Mahasiswa Unusa Orasi Kebangsaan Ajak Masyarakat Peduli Pendidikan Sambil Bagi-bagi Takjil 
ISTIMEWA
Sejumlah mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) berbagi takjil di Jalan Margorejo, Sabtu (25/5/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sejumlah mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) berbagi takjil di Jalan Margorejo, Sabtu (25/5/2019).

Di sela bagi-bagi takjil, mahasiswa juga mengorasikan kepedulian akan pendidikan dan semangat kebangsaan.

Mereka mengajak masyarakat untuk peduli pendidikan dan menjaga toleransi khususnya pasca demontrasi 22 Mei 2019.

Mahasiswa PBI Unusa Hendra M Gunaydi mengatakan, keprihatinan atas hiruk pikuk pasca pengumuman pemilu justru menenggelamkan momen peringatan Hari Kebangkitan Nasional.

ITS Surabaya Buka 2 Program Baru World Class University, Pendaftaran Dibuka Mulai Juni 2019

Jelang Akhir UTBK, Unesa Tekankan Penerimaan Prodi Seni dan Prodi Olahraga Tetap Wajibkan Portofolio

Masyarakat diharapkannya untuk tidak mudah terpecah belah.

"Kami ingin mengingatkan masyarakat arti kebangkitan nasional. Bangsa ini harus maju agar tidak mudah terpecah belah, menjaga toleransi dan memperhatikan pendidikan," kata Hendra, Sabtu (25/5/2019).

Menurutnya, pendidikan di Indonesia masih belum merata hal tersebut yang membuat masyarakat sulit maju.

"Peran mahasiswa harus fokus pada pendidikan, menjadi insan yang berpendidikan dan berkualitas agar bisa membawa prestasi di kancah internasional," katanya.

Untuk memajukan negeri, lanjut Hendra, mahasiswa harus berkontribusi ikut memajukan pendidikan ke seluruh pelosok.

Terpisah, Dosen Pembimbing Hima PBI Unusa Edi Pujo Basuki mengatakan kegiatan orasi kebangsaan dan peduli pendidikan ini memberikan ruang kepada mahasiswa menyampaikan aspirasinya kepada masyarakat.

"Mereka ingin mengingatkan kembali bangsa ini untuk terus bangkit dan maju. Bangsa yang sudah memiliki tokoh besar dikenal dunia, mulai Bung Karno hingga Pak Habibie dan itu harus jadi imapirasi anak muda untuj berprestasi," kata Edi.

Bakal Punya Laboratorium Future Digital Economic, Unusa Kembangkan Teknologi IoT Smartphone

Ingin Jadi Perguruan Tinggi Berbasis Teknologi, Unusa Kembangkan Internet of Things

Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved