Pedagang Pasar Lama Kedinding Surya Ungkap Tak Puas Pembagian 1 Stan per Orang di Tempat Baru

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menyediakan lokasi pasar baru bagi para pedagang pasar lama Kedinding Surya.

Pedagang Pasar Lama Kedinding Surya Ungkap Tak Puas Pembagian 1 Stan per Orang di Tempat Baru
SURYA/DELYA OKTOVIE
Pedagang Pasar Kedinding Surya masih menempati pasar lama, Sabtu (25/5/2019). Pedagang diharuskan Pemkot Surabaya pindah ke pasar baru H+7 lebaran. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menyediakan lokasi pasar baru bagi para pedagang pasar lama Kedinding Surya.

Para pedagang senang dengan relokasi ini, namun, kebahagiaan mereka terganjal dengan pembagian stan yang tidak sesuai dengan keinginan mereka.

Rupanya, banyak pedagang yang memiliki lebih dari satu stan di pasar lama.

Tetapi, pembagian di pasar baru yang dilakukan secara pengundian, hanya mengakomodir satu stan saja untuk tiap pedagang.

Kuota Hanya 200 Orang per Hari, Inilah 3 Lokasi Penukaran Uang Baru di Surabaya Beserta Jadwalnya

Banyak Dibekap Cedera, Persebaya Surabaya Berat Lepas 3 Pemainnya ke Timnas U-22 Sebelum Lawan PSIS

"Pasar yang baru ini sebenarnya kami senang-senang saja bisa pindah, tempatnya lebih bagus, bersih, kamar mandi bersih. Hanya saja hak kami tidak terpenuhi. Jadi kami hanya diberi satu stan per orang, sedangkan tiap orang ada yang punya lebih dari satu stan," tutur Didit Prasetyo (48), pedagang meracang, Sabtu (25/5/2019).

Didit merupakan pedagang dengan jumlah stan terbanyak di pasar lama, yakni enam stan.

Namun, usai pengundian nomor stan yang digelar sejak Rabu, (15/5/2019) lalu, para pedagang hanya bisa mendapat satu stan.

"Katanya nanti setelah semua pedagang masuk pasar baru, yang punya lebih dari satu stan dibagi lagi di stan yang belakang. Tapi sebagai pedagang ya takut kalau dibohongi," ujarnya.

Meski begitu, Didit sudah mempersiapkan pemindahan stannya ke pasar baru dengan mulai memasang rak dan mengganti gembok.

Ia mencicil relokasi karena H+7 lebaran, pedagang sudah harus menempati pasar baru.

Halaman
12
Penulis: Delya Octovie
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved