Pembangunan Jembatan Kanor Bojonegoro-Rengel Tuban Segera Direalisasikan Tahun ini

Tahun ini, akan dibangun jembatan yang menghubungkan Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, dan Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban.

Pembangunan Jembatan Kanor Bojonegoro-Rengel Tuban Segera Direalisasikan Tahun ini
SURYA/FATIMATUZ ZAHROH
Gubernur Jawa Timur, Khofifah tanda tangani MoU untuk pembangunan Jembatan Rengel Kabupaten Tuban-Kanor Kabupaten Bojonegoro, Jumat (24/5/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, BOJONEGORO - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memberikan apresiasi pada Pemkab Bojonegoro dan Pemkab Tuban yang saling bahu membahu memberikan kemudahan akses bagi masyarakatnya, Jumat (24/5/2019).

Tahun ini, akan dibangun jembatan yang menghubungkan Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, dan Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban.

Khofifah menghadiri langsung acara penandatanganan MoU tentang pembangunan infrastruktur jembatan dan jalan Kanor-Rengel.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Dukung Polri Usut Tuntas Kasus Pembakaran Polsek Tambelangan Sampang

Polsek Tambelangan Sampang Dibakar Massa, Khofifah Inginkan Ada Penguatan Silaturahmi dengan Ulama

Infrastruktur ini bakal menjadi pendorong kemudahan akses ekonomi bagi masyarakat di kedua wilayah tersebut.

"Saya mengapresiasi adanya rencana pembangunan jembatan dan jaln ini. Partnership akan membantu konektivitas dan efektivitas yang tinggi. Tentunya sambungan jembatan ini akan bisa memberikan suport pada efektivitas mobilitas masyarakat," kata Khofifah, Jumat (24/5/2019).

Menurutnya, langkah kedua pemda ini merupakan bentuk kecil dari sinergi pembangunan wilayah, sebagaimana ia katakan tren pembangunan saat ini adalah pembangunan kewilayahan.

Akibat Korsleting Listrik, Dua Rumah di Dusun Mbalong Bojonegoro Ludes Terbakar

Gandeng Perusahaan Digital, Wagub Emil Dardak Tunjuk Malang Jadi Pilot Project Millenial Job Center

Sebut saja Malang Raya, tiga pemda bersatu untuk bisa saling membangun agar Kabupaten Malang, Kota Malang dan Kota Batu bisa sama-sama terdorong.

"Sekarang yang juga mulai terlihat dan muncul adalah Kediri dan Blitar yang disebut dengan Kediri Raya, lalu juga di wilayah mataraman itu ada Pawitan Dirogo. Yaitu Pacitan Ngawi Magetan Madiun Ponorogo, artinya bangunan berbasis kewilayahan ini akan semakin menumbuhkan penguatan," kata Khofifah.

Sementara itu, Bupati Bojonegoro, Ana Muawanah, mengatakan, rencana pembangunan jembatan ini sudah direncanakan lama.

Pihaknya juga sudah melakukan rencana penyusunan detail engineering design dan juga feasibility study.

MUI Bojonegoro Kecam Perusuh Aksi Brutal di Jakarta, Rusak Stabilitas Keamanan Indonesia

"Pemkab sudah menyiakan anggaran untuk pembebasan lahan. Kalau tidak meleset pembangunan akan dimulai pada tahun 2019 ini," kata Ana Muawanah.

Ia menyebut, urgensi untuk jembatan ini sangat penting, yakni memberikan fasilitas mobilitas pada masyarakat di kedua wilayah.

Sementata itu, dari Pemkab Tuban juga disebut sudah melakukan penyusunan DED dan sudah melakukan plot lokasi yang akan dijadikan tapak jembatan.

Diketahui panjang jembatan ini sekitar Rp 100 miliar dengan panjang 200 meter dan lebar 7 meter. (Surya/Fatimatuz Zahroh)

Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved