Tak Ada Tanda-tanda Kekerasan Pada Mayat Bertato Yang Mengambang di Kali Brantas Mojokerto

Mayat bertato yang ditemukan warga di sekitar Kali Brantas, tepatnya di Dusun Sidonganti, Desa Ngingasrembyong, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto,

Tak Ada Tanda-tanda Kekerasan Pada Mayat Bertato Yang Mengambang di Kali Brantas Mojokerto
Febrianto/Tribunjatim
Proses evakuasi mayat bertato yang ditemukan di sekitar Sungai Brantas, Mojokerto, Jumat Sore (24/5/2019) 

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Mayat bertato yang ditemukan warga di sekitar Sungai Brantas, tepatnya di Dusun Sidonganti, Desa Ngingasrembyong, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Provinsi Jawa Timur, Jumat (24/5/2019) pukul 16.00 tidak dtemukan tanda-tanda kekerasan.

Kanit Reskrim Polsek Sooko, Ipda Abdul Wahib, menjelaskan, Tidak ada tanda tanda kekerasan atau bekas luka dari sabetan benda tajam pada tubuh mayat bertato tersebut.

"Tidak ditemukan tanda tanda kekerasan atau bekas luka sabetan benda tajam pada tubuh mayat." Jelas Ipda Abdul Wahib kepada tribunjatim di ruang jenazah Rumah Sakit Umum Daerah Wahidin Sudirohusodo, Jumat Malam (24/5/2019).

Menurut Abdul Wahib, dugaan sementara mayat meninggal disebabkan karena faktor tenggelam di Sungai Kali Brantas. Kendati Demikian, Abdul Wahib masih melakukan penyelidikan lebih lanjut lagi terkait meninggalnya mayat bertato tersebut.

"Kami akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab meninggalnya Anjal Saputro, Kami akan menyelidiki penyebab tenggelamnya Anjal di Sungai Kali Brantas." kata Ipda Abdul Wahib kepada Tribunjatim.com.

Setelah memastikan tidak ada tanda tanda kekerasan pada mayat, polisi mengungkap identitas mayat atas nama Anjal Saputro, jenis kelamin pria, usia 27 tahun, Warga Panggreman 1 yang tinggal indekost di Gedeg.

Dari mayat bertato yang bernama Anjal Saputro, polisi menemukan sejumlah barang milik korban. Barang yang ditemukan di lokasi kejadian terdiri dari dompet, kunci, handphone. Dompet berisi KTP perempuan, dan kertas-kertas untuk berobat yang akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut oleh kepolisian.

Mayat yang ditemukan dengan kondisi membengkak, dalam keadaan telungkup, tanpa mengenakan baju, serta hanya mengenakan celana jeans ini diduga sudah berada di dalam air selama 2 sampai 3 hari.(Febrianto R/TribunJatim.com).

Penulis: Febrianto Ramadani
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved