7 Bulan Tak Dibayar, Puluhan Karyawan dan Dosen Demo Yayasan Undar Jombang

Puluhan karyawan dan dosen Universitas Darul Ulum (Undar), Jombang, Jawa Timur, berdemonstrasi di depan kantor yayasan universitas kampus setempat,

7 Bulan Tak Dibayar,  Puluhan Karyawan dan Dosen Demo Yayasan Undar Jombang
Surya/Sutono
Para dosen, karyawan dan perwakilan mahasiswa Undar saat berdemonstrasi di depan kantor yayasan kampus setempat.(sutono) 

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Puluhan karyawan dan dosen Universitas Darul Ulum (Undar), Jombang, Jawa Timur, berdemonstrasi di depan kantor yayasan universitas kampus setempat, Senin (27/5/2019).

Mereka memprotes pihak yayasan yang menaungi Undar, yakni Yayasan Universitas Darul Ulum, karena sudah tujuh bulan ini tidak membayar hak karyawan dan dosen berupa honorarium.

`Pendemo menuding pihak yayasan sengaja menolak memenuhi hak para karyawan dan dosen ini sebagai buntut adanya konflik internal yang sudah berjalan sejak bulan April tahun lalu.

Koordinator aksi, Suhudi mengatakan konflik yang terjadi antara Yayasan dengan Tim Senat Undar ini juga berakibat pada kekosongan sejumlah jabatan. Di antaranya jabatan rektor, wakil rektor, dekan, wakil dekan dan beberapa jabatan lainya.

"Akibat kekosongan sejumlah jabatan itu, proses perkuliahan terganggu. Gaji dosen dan karyawan pun tidak terbayarkan sejak Oktober 2018 hingga Mei 2019. Termasuk pelaporan data sivitas akademika kepada Kemeristek Dikti juga terganggu," tandas Suhudi.

Suhudi mengaku, selain tidak adanya pembayaran honorarium bagi dosen dan karyawan, beberapa karyawan juga ada yang dipecat oleh Yayasan secara sepihak tanpa alasan.

Aurel Hermansyah Kesakitan Saat Tangannya Diborgol Verrell Bramasta: Ini Laki Ribet Banget

Polisi Kenai Pasal Berlapis Pada 5 Tersangka Bakar Polsek Tambelangan, Dijerat Perusakan & Kekerasan

Sering Cek Cok, Pria di Kediri ini Tega Gorok Leher Istrinya

Dia menjelaskan, selama tidak dibayar tersebut, para Dosen dan karyawan tetap beraktivitas seperti biasanya.
"Jadi selama tujuh bulan ini para dosen dan karyawan melaksanakan kewajiban tanpa dibayar sepeser pun oleh yayasan," terang Suhudi.

Diungkapkan, total jumlah dosen diperkirakan mencapai 90 orang. Sedangkan karyawan sekitar 30 orang. Setiap karyawan atau dosen, seharusnya menerima honorarium rata-rata Rp 1,5 juta per bulan.

"Honor karyawan dan dosen Undar ini tidak besar, bahkan bisa dikatakan rata-rata di bawah UMK (upah minimum kabupaten). Para karyawan dan dosen ini hanya menerima honor rata-rata Rp 1,5 juta per orang per bulan," jelas Suhudi kepada Tribunjatim.com.

Disinggung mengapa karyawan dan dosen tetap melakukan tugasnya kendati tujuh bulan tidak dibayar, Suhudi berkilah karena rata-rata dosen dan karyawan ini sudah berkomitmen untuk tidak merugikan mahasiswa.

Halaman
12
Penulis: Sutono
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved