Idulfitri 2019

Amankan Lebaran 2019, Stabilitas Harga dan Potensi Aksi Teror Jadi Perhatian Khusus Kepolisian

Pengamanan Lebaran 2019 tak hanya tentang titik macet, rawan kecelakaan, dan tindak kriminalitas yang menjadi perhatian polisi.

Amankan Lebaran 2019, Stabilitas Harga dan Potensi Aksi Teror Jadi Perhatian Khusus Kepolisian
SURYA.CO.ID/M TAUFIK
Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Zain Dwi Nugroho saat memimpin acara Latpra Operasi Ketupat Semeru 2019, Minggu (26/5/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Pengamanan Lebaran 2019 tak hanya tentang titik macet, rawan kecelakaan, dan tindak kriminalitas yang menjadi perhatian polisi. Stabilitas harga bahan pokok dan potensi aksi teror juga menjadi prioritas petugas kepolisian.

Demikian disampaikan Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Zain Dwi Nugroho di sela latpra ops Ketupat Semeru 2019. Di hadapan semua anggota polisi, termasuk anggota Polresta Sidoarjo dan Polsek jajaran, Kapolres menyampaikan beberapa hal yang harus diwaspadai selama Lebaran 2019.

Menurut Zain, indikator keberhasilan pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2019, antara lain terjaminnya stabilitas harga pangan dan bahan pokok, tidak adanya potensi terorisme dan radikalisme, tidak terjadi aksi kriminalitas, Kamseltibcarlantas terselenggara dengan baik, serta meminimalisir terjadinya konflik sosial.

Jelang Lebaran, Nia Ramadhani Bagi-bagi Parcel untuk Sahabat, Lihat Isinya yang Dibongkar Luna Maya!

Ini Alasan Pemilik Toko Pakaian di Tulungagung Memberikan THR Pada Karyawannya H-1 Lebaran

"Jadi, masalah harga kebutuhan pokok dan potensi adanya aksi teror itu juga menjadi perhatian serius petugas kepolisian," tegas Kapolres Zain.

Disampaikan bahwa pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2019 digelar mulai tanggal 29 Mei sampai dengan 10 Juni 2019. Menjelang pelaksanaan itu, berbagai persiapan pun terus dilakukan petugas kepolisian.

“Kami meminta semua anggota melaksanakan tugas dengan baik selama operasi ini. Semua harus selalu bersinergi dengan seluruh fungsi dan wilayah, serta melandasi semangat dengan pengabdian untuk ibadah, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” sambung dia.

Sejak beberapa waktu lalu, disebutnya bahwa petugas kepolisian terus mengantisipasi adanya potensi teror di Sidoarjo. Selain upaya deteksi dini, polisi juga buuh kerjasama semua lapisan masyarakat.

Dishub Kota Surabaya Siagakan 946 Personel di Posko, Terminal hingga Tempat Keramaian Selama Lebaran

IGD RSUD Jombang Siapkan 9 Dokter Setiap Hari dan Siaga 24 Jam Selama Libur Lebaran 2019

"Karenanya, kami selalu berusaha sinergi dengan para tokoh, ulama, ormas, dan berbagai lapisan masyarakat. Untuk bersama-sama menjaga Sidoarjo tetap aman dan nyaman," kata Zain.

Menurut dia, ancaman dan potensi teror bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Sehingga semua pihak harus selalu waspada. Termasuk masyarakat dan semua pihak, diharap bisa turut aktif melakukan deteksi dini.

"Jika ada hal-hal yang mencurigakan, segera laporkan," imbau Kapolres.

Halaman
12
Penulis: M Taufik
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved