BPJS di Mojokerto tetap Beroperasi Selama Lebaran

Sebanyak 56 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) di wilayah BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto tak libur selama lebaran 2019

BPJS di Mojokerto tetap Beroperasi Selama Lebaran
Febrianto/Tribunjatim
Kepala BPJS Kesehatan cabang Mojokerto, Diana Dina Permata beserta staff BPJS lainnya 

 TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Sebanyak 56 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) di wilayah BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto tak libur selama musim lebaran 2019. Selain FKTP, ada 37 Puskesmas dan 18 klinik pratama juga siap beroperasi dari H-7 sampai H+7 lebaran.

Hal itu disampaikan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto, Dina Diana Permata. Kepada tribunjatim, Dina Diana Permata mengatakan, pihaknya telah melakukan pendataan terkait jumlah FKTP, Puskesmas dan klinik pratama yang tetap buka selama libur lebaran.

"Untuk FKTP yang buka, Mojokerto ada 29 FKTP dan Jombang 26 FKTP. Sedangkan untuk Puskesmas, Kota Mojokerto cuma buka dua yakni Kedundung dan Blooto, Kabupaten 16 Puskesmas dan Jombang 19 Puskesmas. Dan untuk klinik pratama, Mojokerto beroperasi 17 klinik sedangkan Jombang cuma 1 klinik," terangnya dalam konferensi pers di Kantor BPJS Cabang Mojokerto, Senin Sore (27/5/2019)

Dina juga menegaskan, peserta JKN-KIS tetap bisa memperoleh jaminan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan yang ditunjuk oleh BPJS Kesehatan mulai (29/5/2019) sampai dengan (13/6/2019).

Termasuk, pada saat peserta mudik ke luar kota. Hal tersebut merupakan komitmen BPJS Kesehatan dalam memberikan kemudahan portabilitas bagi peserta JKN-KIS.

“Untuk Peserta JKN-KIS yang sedang mudik, peserta dapat mengunjungi FKTP walaupun peserta tidak terdaftar di FKTP tersebut. Layanan kesehatan tersebut bisa diperoleh peserta di FKTP yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Untuk daftar FKTP yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, dapat dilihat di aplikasi Mudik BPJS Kesehatan atau dengan menghubungi BPJS Kesehatan Care Center di nomor 1500 400,” jelasnya kepada Tribunjatim.com.

Jika tidak terdapat FKTP imbuh Dina, saat libur lebaran di wilayah tersebut atau peserta membutuhkan pelayanan di luar jam buka layanan FKTP, maka peserta dapat dilayani di IGD rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pelayanan medis dasar.

"Pada kondisi gawat darurat, seluruh fasilitas kesehatan baik tingkat pertama maupun lanjutan wajib memberikan pelayanan penanganan pertama kepada peserta JKN-KIS.

Selama peserta JKN-KIS mengikuti prosedur dan ketentuan yang berlaku, serta tindakan medis yang diperolehnya berdasarkan indikasi medis, maka akan dijamin dan dilayani. Fasilitas kesehatan juga tidak diperkenankan menarik iuran biaya dari peserta," tegas Dina.

Dina juga mengingatkan, pelayanan kesehatan tersebut hanya berlaku bagi peserta JKN-KIS yang statusnya aktif. Oleh karena itu, para peserta JKN-KIS diharapkan disiplin dalam membayar iuran, khususnya peserta yang sedang mudik dan selalu membawa kartu JKN-KIS.

Halaman
12
Penulis: Febrianto Ramadani
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved