Inilah Jalur PPDB di Kabupaten Jember

Ada beberapa jalur dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) TK, SD, SMP Negeri, SMA dan SMK Kabupaten Jember tahun ajaran 2019/2020. Jalur di PPDB

Inilah Jalur PPDB di Kabupaten Jember
SURYA/SRI WAHYUNIK
Kepala Dinas Pendidikan Jember, Edy Budi Susilo mewawancarai calon penerima beasiswa kuliah dari Pemkab Jember, Rabu (27/3/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Ada beberapa jalur dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) TK, SD, SMP Negeri, SMA dan SMK Kabupaten Jember tahun ajaran 2019/2020. Jalur di PPDB disosialisasikan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Senin (27/5/2019).

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember Edy Budi Susilo menjelaskan, PPDB TK, SD, SMP Negeri, SMA, SMK Kabupaten Jember tahun ajaran 2019/2020 menggunakan Permendikbud 51 tahun 2018.

"Untuk PPDB tahun 2019, kami mendasarkan kepada Permendikbud nomor 51 tahun 2018, yang mengatur tentang jalur-jalur PPDB," ujar Edy Budi Susilo kepada Tribunjatim.com.

Ada beberapa jalur PPDB di masing-masing jenjang.

Untuk PPDB TK dan SD memakai dua jalur utama, yakni jalur perpindahan orang tua dengan kuota sebesar 10 persen dan jalur zonasi kewilayahan sebesar 90 persen.

Untuk PPDB SMP menggunakan tiga jalur plus. Pertama, jalur perpindahan orang tua dengan kuota 5 persen. Kedua, jalur prestasi 5 persen, dan ketiga jalur zonasi murni melalui daring dengan kuota 90 persen. Plus di sini ada jalur tambahan, yakni jalur kelas prestasi olahraga. Ada dua SMP yang diberi jalus plus untuk prestasi olahraga dua yakni SMPN 1 Jember dan SMPN 7 Jember.

Happy Ending, Arema FC Kalahkan Persela Lamongan Dikandang Dengan Skor 3-2

Ulah Bonek Lemparkan Botol dan Nyalakan Kembang Api, Persebaya Surabaya Didenda Rp 100 Juta

PPDB SMA/SMK Negeri di Jatim, Siswa Domisili KK Kabupaten Malang Tak Bisa Ambil Pin di Kota Malang

"Untuk jalur online itu sudah jelas melalui faktor jarak. Misalnya siswa rumahnya Jalan Kertanegara ingin daftar SMA 2 Jember maka dimasukkan ke laman pendaftaran nomor KK-nya, nanti akan tertera sendiri jumlah jaraknya, dan itu ada aplikasi sendiri seperti google maps," ungkap Edy Budi Susilo.

Edy Budi berharap sosialisasi PPDB tahun ini dapat dipahami oleh panitia kabupaten maupun panitia sekolah.

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Jember Lutfi Isa Anshori menjelaskan, untuk PPDB SMA banyak perubahan dibandingkan tahun sebelumnya. Salah satunya tentang jalur zonasi murni.

Sesuai dengan Permendikbud nomor 51 tahun 2018, zonasi dibagi menjadi tiga zona di Jember. Info selengkapnya di website ppdbjatim.net.

Pendaftaran jalur online dari jalur zonasi, ada 70 persen untuk zonasi murni. Dengan rincian 50 persen dari rangking berdasarkan jarak dari rumah ke sekolah, dan 20 persen dari rangking berdasarkan ujian nasional.

"Hal ini bertujuan untuk mengakomodasi siswa yang nilainya bagus, tetapi ingin sekolah yang sedikit jauh dari tempat tinggal tetapi masih dalam satu zona, dan adanya sebuah pemerataan siswa dan nilai," ungkapnya.

Sedangkan jalur offline 10 persen untuk jalur prestasi dan jalur perpindahan orang tua.

Dan, paling baru di tahun ini ada jalur khusus lintas zona. Jalur ini untuk siswa, misalnya, rangking satu kabupaten namun rumahnya terpencil. Dia bisa mengikuti lintas zona mengikuti jalur prestasi, dengan kuota 2 persen dari masing-masing sekolah. (Sri Wahyunik/TribunJatim.com).

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved