Ramadan Jadi Bulan Istimewa, Perbanyaklah Baca Alquran, Ini Penjelasan Ustaz Abdul Wadud Nafis

Ramadan Jadi Bulan Istimewa, Perbanyaklah Baca Alquran, Ini Penjelasan Ustaz Abdul Wadud Nafis.

Ramadan Jadi Bulan Istimewa, Perbanyaklah Baca Alquran, Ini Penjelasan Ustaz Abdul Wadud Nafis
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
screen shoot youtube Pengasuh Ponpes Manarul Quran, Dr Abdul Wadud Nafis 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Bulan Ramadan menjadi bulan istimewa di antara sebelas bulan lainnya.

Ada banyak pembeda, yang menjadikannya bulan dengan julukan bulan penuh keagungan.

Betapa tidak, anjuran ibadah begitu sangat digalakkan pada bulan ini.

Jadwal Buka Puasa Surabaya dan 33 Kota Indonesia pada 22 Ramadan 1440 Hijriah/Senin 27 Mei 2019

Doa, Niat dan Tata Cara Itikaf untuk Mengejar Lailatul Qadar di Sepuluh Hari Terakhir Bulan Ramadan

Mengapa Malam Lailatul Qadar Identik pada 10 Hari Terakhir Bulan Ramadan? Ini Penjelasan PWNU Jatim

Banyak ibadah, sangat dianjurkan, seperti membaca Alquran.

Pasalnya, bulan Ramadan, menjadi bulannya Alquran.

Sederet peristiwa, turunnya sang kalam ilahi, terjadi pada bulan ini.

Pertama, Alquran turun sekaligus dari Lauhul Mahfud ke Baitul Izzah, terjadi pada bulan Ramadan.

Sebagaimana, dijelaskan Dosen IAIN Jember dan Pengasuh Ponpes Manarul Quran Lumajang Dr Abdul Wadud Nafis, dalam channel youtube Manarul Quran.

Hal itu menurutnya, merupakan, arti dari QS. Al-Qadr.

"Artinya dulu itu, Alquran diturunkan dari Lauhul Mahfud ke Baitul Izzah", jelasnya.

Kedua, turunnya Alquran, kepada Nabi Muhammad SAW, pertama kali turun pada 17 Ramadan, atau yang lumrah dikenal dengan Nuzulul Quran.

Gus Wadud, begitu ia disapa, menjelaskan bahwa dasarnya adalah Surat Al Anfal ayat 41, yang artinya, 'Ketahuilah, sesungguhnya apa saja yang dapat kamu peroleh sebagai rampasan perang, maka sesungguhnya seperlima untuk Allah, Rasul, kerabat Rasul, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan ibnussabil, jika kamu beriman kepada Allah dan kepada apa yang kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad) di hari Furqaan, yaitu di hari bertemunya dua pasukan. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu'.

"Imam Ath Thabari berpendapat yang dimaksud dengan hari Furqaan adalah hari perang Bada, yang terjadi pada 17 Ramadhan", jelasnya saat dikonfirmasi, Senin (27/5/2019).

Sehingga, anjuran-anjuran membaca Alquran pada bulan Ramadan, begitu sangat digalakkan, dan bernilai pahala berlipat ganda.

Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved