Rencana Milenial Job Center, DPRD Jatim Minta Pemprov Maksimalkan Fasilitas & Gunakan Telecenter

Rencana Milenial Job Center, DPRD Jatim Minta Pemprov Maksimalkan Fasilitas & Gunakan Telecenter

Rencana Milenial Job Center, DPRD Jatim Minta Pemprov Maksimalkan Fasilitas & Gunakan Telecenter
TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTI
Wakil Ketua DPRD Jatim, Kusnadi saat di pendapa kabupaten blitar menghadiri rangkaian acara Haul Bung Karno yang diselenggarakan oleh PDIP, pada Senin (5/6/2017) 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - DPRD Jatim memberikan usulan terkait konsep keberadaan Milenial Job Center yang digagas Pemprov Jatim.

DPRD Jatim menilai pemrov sebenarnya cukup menggunakan fasilitas yang ada dibandingkan membuat program baru.

Berdasarkan penjelasan Wakil Ketua DPRD Jatim, Kusnadi, saat ini Jatim telah memiliki program Telecenter.

Agenda Pemprov Jatim Tetap Jalan Saat Aksi 22 Mei 2019, Emil Dardak: Warga Jatim Sudah Dewasa

Kemendikbud Tegur Jatim Soal Sistem PPDB SMA/SMK, Pemprov Janjikan Keputusan Sistem PPDB

Meriahkan Ramadan, Pemprov Jatim Gelar Bazar di Beberapa Titik

Program yang digagas di era pemerintahan sebelumnya ini dinilai memiliki persamaan beberapa tujuan dalam hal peningakatan peran wirausaha masyarakat.

"Dibanding membuat pengadaan baru, kami menilai perangkat yang sudah ada tinggal disempurnakan. Tinggal ganti nama saja, sesuai dengan program pemerintahan saat ini," kata Kusnadi ketika dikonfirmasi di Surabaya, Senin (27/5/2019).

Telecenter saat ini berada di bawah kewenangan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pemrov Jatim.

Adapun kegiatan pokok Telecenter ada di bidang sosial di antaranya melakukan pemberdayaan dan pendampingan Kewirausahaan.

Termasuk, dengan mengenalkan berbagai produk Usaha Kecil Menengah (UKM). Di era modern, para penjual dan pembeli tak perlu bertatap muka melainkan cukup dengan menggunakan fasilitas teknologi dengan ditopang ide-ide pemasaran.

"Telecenter itu ide awalnya sederhana. Yakni, untuk memasarkan potensi wilayah masing-masing. Bisa tentang pertanian, pertambangan, pariwisata, dan biasanya tiap daerah berbeda," kata Kusnadi.

Telecenter merupakan program kerjasama yang menggunakan APBD Pemrov Jatim dan pemerintah daerah sehingga tak terpusat di satu kota saja, namun tersebar di 38 kabupaten/kota.

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved