Sering Cek Cok, Pria di Kediri ini Tega Gorok Leher Istrinya

sering cek cok diduga menjadi pemicu kasus pembunuhan Ny Endang Widiyawati (41) warga Desa Nyawangan, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri, Senin

Sering Cek Cok, Pria di Kediri ini Tega Gorok Leher Istrinya
(Surya/Didik Mashudi)
Petugas kepolisian memasang police line TKP pembunuhan Ny Endang di Desa Nyawangan, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri, Senin (27/5/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Hubungan rumah tangga yang kurang harmonis dan sering cek cok diduga menjadi pemicu kasus pembunuhan Ny Endang Widiyawati (41) warga Desa Nyawangan, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri, Senin (27/5/2019).

Korban Endang ditemukan dalam kondisi leher bersimbah darah di dalam kamar rumahnya. Saat pertama kali ditemukan korban dalam kondisi terlentang masih mengenakan baju daster motif batik warna coklat.

Sementara pelaku pembunuhan diduga suaminya sendiri AZ (50). Pelaku sempat dipergoki dua orang saksi keluar rumahnya dengan tergesa-gesa.

Informasi yang dihimpun tribunjatim.com, kasus pembunuhan ini pertama kali diketahui oleh saksi Sriani, kakak korban dan Hartinah, adik korban. Malahan kedua saksi yang datang ke rumah korban sempat bertemu dengan AZ, suami korban.

"Suaminya terlihat tergesa gesa keluar dari rumah naik sepeda motor Honda Supra 125 warna hitam dan sempat mengatakan bahwa pintu rumah di kunci semua," ungkap Sriani kepada Tribunjatim.com.

Besok Mas Ipin Dilantik Jadi Bupati Trenggalek di Gedung Grahadi, Banyak Agenda Penting yang Digarap

TERKUAK, Ternyata Perusuh 22 Mei Diperintah Bunuh 4 Tokoh Nasional & 1 Pimpinan Survei, Siapa Saja?

Ibu dari Lamongan Ini Selamatkan Bayi dari Kamar, Saat Rumahnya & Uang Rp 15 Juta Ludes Terbakar

Selanjutnya Sriani dan Hartinah mencari korban melihat motor Honda Beat warna merah milik korban diparkir di garasi rumah. Kedua saksi kemudian memanggil-manggil korban dari luar rumah, namun tidak ada tanggapan.

Sehingga Hartinah kemudian menghubungi saksi Ahmad Basoni untuk datang ke rumah korban. Karena merasa curiga ada yang tidak beres, selanjutnya saksi masuk rumah secara paksa dengan mencongkel pintu jendela.

Setelah pintu jendela terbuka, para saksi menemukan korban sudah dalam kondisi tergeletak di lantai kamarnya.

"Kondisi tubuhnya bersimbah darah dengan luka sobek di leher. Setelah kami cek korban sudah meninggal dunia," jelasnya.

Selanjutnya saksi Ahmad Basoni (25) keponakan korban melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat Desa Nyawangan dan meneruskan ke Polsek Kras.

Kasi Humas Polsek Kras Aiptu Didik saat dikonfirmasi tribunjatim.com menjelaskan, dari keterangan para saksi maupun familinya kehidupan rumah tangga korban dengan suaminya sering cekcok dan tidak harmonis.

"Pagi hari sebelum kejadian juga terlibat pertengkaran," jelasnya kepada Tribunjatim.com.

Petugas masih melakukan pencarian terhadap suami korban. Sedangkan jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara Kota Kediri untuk dilakukan outopsi.

Untuk mengusut kasusnya petugas telah meminta keterangan 4 orang saksi yakni, Ahmad Basoni, keponakan korban, Jalil tetangga korban, Sriani, kakak korban serta Hartinah, adik korban.(dim/TribunJatim.com).

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved