Terinspirasi Banyuwangi, Pemkab Malang Wacanakan Bangun Pusat Perizinan Terintegrasi di Kepanjen

Pemkab Malang mewacanakan pembangunan pembangunan pusat perizinan terintegrasi pada tahun 2020.

Terinspirasi Banyuwangi, Pemkab Malang Wacanakan Bangun Pusat Perizinan Terintegrasi di Kepanjen
TRIBUNJATIM.COM/M SUDARSONO
Ilustrasi 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Pemkab Malang mewacanakan pembangunan pembangunan pusat perizinan terintegrasi pada tahun 2020.

Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Wahyu Hidayat menjelaskan, pembangunan pusat perizinan terintegrasi mengadaptasi konsep pusat layanan terpadu yang sudah ada di Kabupaten Banyuwangi.

Konsep pelayananan meliputi pelayanan PLN, BPJS, samsat polres, imigrasi, dan lain-lain.

Pembangunan pusat perizinan terintegrasi itu meruapakan upaya Pemkab Malang untuk merealisasikan perpindahan pusat pemerintahan ke ibu kota Kepanjen.

Mayat Pria yang Sudah Busuk Ditemukan di Desa Sukodadi Malang, Diduga Sudah Tewas 3 Pekan

Komunitas Backpacker Malang Raya Berbagi Sembako Ramadhan kepada Duafa dan Anak Yatim

"Perencanaannya sudah siap, tinggal kami sosialisasikan pada stakeholder terkait. Nantinya punya konsep one stop service, jadi selain pelayanan perizinan dari pemerintah nantinya juga ada jajaran samping yang turut terakomodasi pelayanannya di mall perizinan," terang Wahyu ketika dikonfirmasi, Minggu (26/5/2019).

Wahyu menambahkan, pembangunan pusat perizinan terintegrasi itu rencana akan didirikan di kompleks Stadion Kanjuruhan Kepanjen. Pusat perizinan tersebut akan berdiri diatas lahan seluas 1000 meter persegi dan terdiri dari dua lantai

"Letaknya kurang lebih disebelah Timur sirkuit sepatu roda. Tepatnya berhadapan langsung dengan kantor perizinan. Anggarannya akan kami alokasikan dalam APBD 2020 sebesar Rp 15 miliar," terangnya.

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved