Arak Jowo dan Jamu Ilegal Hasil Operasi Pekat Semeru di Kabupaten Madiun Dimusnahkan

Sebanyak 1.800 liter minuman keras jenis arak jowo dan puluhan botol jamu ilegal dimusnahkan dengan cara dilindas alat berat di Polres Madiun,

Arak Jowo dan Jamu Ilegal Hasil Operasi Pekat Semeru di Kabupaten Madiun Dimusnahkan
(Surya/Rahadian bagus)
Ribuan liter arak jowo dimusnahkan dengan alat berat di Polres Madiun, Selasa (28/5/2019). (Humas Polres Madiun) 

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Sebanyak 1.800 liter minuman keras jenis arak jowo dan puluhan botol jamu ilegal dimusnahkan dengan cara dilindas alat berat di Polres Madiun, Selasa (28/5/2019).

Ribuan liter miras dan jamu ilegal tersebut merupakan hasil Operasi Pekat Semeru selama dua pekan pada bulan Ramadan 2019.

Sebagian besar yang dimusnahkan merupakan jenis arak jowo. Sedangkan miras lainnya terdiri dari 25 botol anggur kolesom, 11 botol vodka 350 ml, lima botol vodka 950 ml, dan 60 botol jamu akar mahkota dewa.

Kapolres Madiun, AKBP Ruruh Wicaksono, mengatakan miras yang dimusnahkan tersebut merupakan miras hasil Operasi Pekat Semeru dan barang bukti razia meras mulai Januari hingga Mei.

"Ada juga arak jowo tapi kemasannya pakai Bir Bintang, untuk mengelabuhi petugas. Biar disangka bir, ternyta arak jowo," kata Ruru kepada Tribunjatim.com, Selasa (28/5/2019).

BREAKING NEWS - Tiga Orang Tewas Ditabrak Gerobak Bermesin di Tulungagung

Dampak Perang Dagang Amerika Vs China, Produk Furniture PT Integra Semakin Diminati Pasar Ekspor

Setelah Percobaan Bunuh Diri, Goo Hara Minta Maaf dan Berjanji akan Kuatkan Hati

Ia mengatakan, sebagian besar tindak pidana atau kejahatan dimulai dari mengonsumsi miras. Oleh sebab itu, dirinya mengimbau apabila ada masyarakat yang mengetahui adanya peredaran miras ilegal di sekitar mereka agar melapor ke pihak berwajib.

Ruruh menuturkan, hasil operasi miras ini juga berkat kerjasama dengan masyarakat. Sejauh ini, petugas hanya berhasil mengungkap kasus pengedar dan penjual miras.

"Kalau di Madiun ini sebagian besar yang kami tangkap adalah penjual dan pengedarnya," ujarnya kepada Tribunjatim.com. (rbp/TribunJatim.com).

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved