Cerita Fadli Zon yang Kerap Kali Mendapat Ancaman Pembunuhan: Ada yang Mengancam Mau Membunuh Saya

Tak hanya Wiranto, Luhut Binsar, Budi Gunawan dan Gories Mere yang dapat ancaman pembunuhan, Fadli Zon juga kerap kali diancam orang akan dibunuh

Cerita Fadli Zon yang Kerap Kali Mendapat Ancaman Pembunuhan: Ada yang Mengancam Mau Membunuh Saya
Kompas.com
Fadli Zon dan Gerindra raih suara terbanyak di Kabupaten Bogor 

TRIBUNJATIM.COM - Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengaku kerap kali mendapat ancaman pembunuhan. Hanya saja, ia sangat menyayangkan polisi yang tidak melakukan proses hukum terhadap orang yang mengancamnya.

"Kalau saya memang pernah diancam, ada yang mengancam mau membunuh saya. Tapi orangnya enggak pernah diproses, enggak diapa-apain," kata Fadli Zon kepada Kompas.com, Selasa (28/5/2019).

Disebutkan oleh Fadli Zon bahwa sebelumnya ia sempat melaporkan ancapan pembunuhan kepada pemilik akun Twitter @NathanSuwanto pada 2017 lalu.

Kapolri Ungkap 4 Tokoh Nasional Target Pembunuhan di Aksi 22 Mei, Sebut Wiranto hingga Luhut Binsar

Sayangnya, laporan yang diajukan ke Badan Reserse Kriminal Polri itu sampai hari ini tidak dilakukan tindak lanjut secara mendalam.

Tak hanya itu, Fadli Zon mengaku kembali mendapat ancaman pemunuhan dari pemilik akun Twitter lainnya bernama Cindy.

Namun, untuk kali ini ia tak menghiraukan ancaman itu.

"Yang sudah dua tahun lalu saja enggak diapa-apain," kata dia.

Profil-Biodata Gories Mere, Sosok yang Menjadi Target Pembunuhan Kelompok Bayaran di Aksi 22 Mei

TERUNGKAP Operasi Rahasia di Balik Kerusuhan Aksi 22 Mei, Ada Rekaman CCTV Saat Amplop Dibagikan

Menanggapi terungkapnya sosok anggota kelompok pembunuh bayaran di aksi 22 Mei yang menarget nyawa empat pejabat negara, Fadli Zon menuturkan hal yang sah bila kepolisian menindak tegas pelaku yang menarget empat tokoh nasional tersebut.

Namun, Fadli Zon memberikan peringatan kepada polisi bahwa mereka juga harus mengusut tuntas jatuhnya korban tewas dan ratusan lainnya luka-luka dalam aksi penolakan hasil Pilpres 2019.

"Menurut saya kejadian puncak dari peristiwa tanggal 21 22 mei adalah wafatnya atau meninggalnya delapan orang korban, dan masih sejumlah orang berada di rumah sakit, dan saya juga menerima laporan masih ada yang hilang. Ini menurut saya perlu diklarifikasi," kata dia.

Sebelumnya, pihak kepolisian telah mengamankan kelompok pembunuh bayaran dan sudah menetapkan mereka sebagai tersangka.

Rekam Jejak Wiranto, Luhut, Budi Gunawan dan Gories Mere yang Jadi Target Pembunuhan di Aksi 22 Mei

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Muhammad Iqbal menjelaskan bahwa polisi sudah mengetahui pihak yang memberikan perintah kepada pembunuh bayaran.

Namun kini Kapolri Jenderal Tito Karnavian telah mengungkap empat identitas pejabat yang menjadi target kelompok pembunuh bayaran tersebut.

Adapun empat tokoh nasional tersebut adalah Menko Polhukam Wiranto, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dan Kepala BIN Budi Gunawan dan Stafsus Presiden Gories Mere.

Wiranto Sebut Polisi Bertindak Cepat Meringkus Tersangka Aksi 22 Mei: Nanti Ketahuan Siapa Dalangnya

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Fadli Zon: Saya Juga Diancam Dibunuh, tapi Pelakunya Tak Diproses"

Penulis: Elma Gloria Stevani
Editor: Pipin Tri Anjani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved