Polres Kabupaten Mojokerto Amankan Ratusan Tersangka dalam Operasi Pekat Semeru

Jajaran Polres Kabupaten Mojokerto Jawa Timur telah mengungkap kasus perjudian, narkoba, premanisme, kejahatan jalanan dan prostitusi selama Operasi

Polres Kabupaten Mojokerto Amankan Ratusan Tersangka dalam Operasi Pekat Semeru
Febrianto/Tribunjatim
AKBP Setyo Koes Heriyatno beserta Wakil Bupati Mojokerto Aji Pungkasiadi melempar botol minuman keras ke roda alat berat untuk dimusnahkan, Rabu pagi (29/5/2019) 

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Jajaran Polres Kabupaten Mojokerto Jawa Timur telah mengungkap kasus perjudian, narkoba, premanisme, kejahatan jalanan dan prostitusi selama Operasi Pekat Semeru 2019.

Dalam operasi Pekat itu Polres Mojokerto mengungkap 43 kasus, 57 tersangka ditahan, 383 tersangka tindak pidana ringan, dan 427 tersangka telah dilakukan pembinaan.

Kapolres Mojokerto AKBP Setyo Koes Heriyatno mengatakan, kasus narkoba mengalami trend tertinggi dari kasus-kasus lainnya.

“ Kasus Narkoba di Tahun 2019 merupakan kasus yang paling tinggi. Baik dalam jumlah tersangkanya maupun barang bukti. Kalau dulu, kasus narkoba hanya paket atau klip, sekarang sudah dalam hitungan gram (barang narkoba),” papar AKBP Setyo Koes Heriyatno di Polres Kabupaten Mojokerto saaat ditemui di sela-sela acara pemusnahan barang bukti Operasi Pekat Semeru 2019, Rabu Pagi (29/5/2019).

Polres Mojokerto berhasil mengungkap 13 kasus narkoba, selain itu 18 kasus petjudian, miras 17 kasus, prostitusi 4 kasus, dan premanisme 374 kasus.

AKBP Setyo Koes Heriyatno menambahkan, mulai tahun ini penanganan miras tak lagi menggunakan hukuman tindak pidana ringan, kecuali peminum atau yang mengkonsumsi.

VIRAL Pengakuan YouTuber yang Dituduh Pemeran Pria di Video Mesum Banyuwangi, Tersebar di Instagram

Neymar Minta Gaji Rp 21,8 M Per Pekan, Real Madrid Berencana Jual Gareth Bale

Kapolri Ungkap 4 Tokoh Nasional Target Pembunuhan di Aksi 22 Mei, Sebut Wiranto hingga Luhut Binsar

“Bagi penjual atau distributor miras, kami kenakan tindak pidana umum untuk memberi efek jera agar para penjual atau distributor tidak lagi menjual miras." imbuhnya

Acara pemusnahan barang bukti dari operasi pekat semeru 2019 ini dihadiri oleh wakil bupati mojokerto, Aji Pungkasiadi, beserta jajaran forkopimda kabupaten mojokerto.

Dalam acara tersebut, Aji Pungkasiadi menyampaikan terima kasih pada Polres Mojokerto, karena telah mengamankan dan menjaga kondusifitas wilayah kabupaten mojokerto.

“Kami mengapresiasi Polres Mojokerto yang telah mewujudkan kondusifitas lingkungan dengan memberantas judi, premanisme, narkoba, dan tindak kriminal lainnya. Sinergi ini harus terus dijalin, demi Kabupaten Mojokerto yang aman dan nyaman,” kata wakil bupati di Polres Kabupaten Mojokerto, Rabu pagi (29/5/2019).(Febrianto/TribunJatim.com).

Penulis: Febrianto Ramadani
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved