Polres Mojokerto Kota Tangkap 87 Pelaku dalam Operasi Pekat Semeru 2019

Sebanyak 87 pelaku kejahatan dan 84 kasus telah berhasil diungkap Polres Mojokerto Kota dalam Operasi Pekat Semeru 2019.

Polres Mojokerto Kota Tangkap 87 Pelaku dalam Operasi Pekat Semeru 2019
Febrianto/Tribunjatim
Kapolres Mojokerto Kota AKBP Sigit Danny Setiono beserta wakil walikota dan jajarannya membakar barang bukti narkoba di polres mojokerto kota, rabu pagi (29/5/2019) 

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Sebanyak 87 pelaku kejahatan dan 84 kasus telah berhasil diungkap Polres Mojokerto Kota dalam Operasi Pekat Semeru 2019.

Operasi Pekat Semeru ini dilaksanakan oleh Polres Mojokerto Kota selama 12 hari.

Kapolres Mojokerto Kota AKBP Sigit Dany Setiyono mengatakan, ada beberepa kasus yang berhasil diungkap dalam Operasi Pekat Semeru, terutama kasus narkoba, kasus minuman keras (miras), kasus premanisme, kasus bahan peledak (handak), kasus judi dan prostitusi.

"Harapannya, dengan operasi pekat ini, bisa mendukung situasi yang kondusifitas menjelang Hari Raya Idul Fitri 2019 di Kota Mojokerto," terang AKBP Sigit Dany Setiyono kepada Tribunjatim di Polres Mojokerto Kota, Rabu Pagi (28/5/2019).

Menurut AKBP Sigit Dany Setiyono, pihaknya telah mengamankan bahan peledak untuk bahan baku membuat mercon atau petasan.

"Bahan peledak sudah ada yang sudah jadi. Kami amankan satu pelaku dari wilayah Gedeg. Sedangkan Bahan-bahan baku yang belum diracik Ini berasal dari home industri petasan dan dijual di Kota dan Kabupaten Mojokerto saja," paparnya.

Semua barang bukti yang telah disita dalam operasi pekat tahun ini kemudian dimusnahkan dengan cara dibakar.

Rekam Jejak Wiranto, Luhut, Budi Gunawan dan Gories Mere yang Jadi Target Pembunuhan di Aksi 22 Mei

Dikiran Bom, Dua Tas di Pos Kamling Membuat Gempar Warga Tulungagung

Sikap Gisella Pasca Keberadaan Wijaya Saputra di Rumahnya Tuai Hujatan, Apa Komentar Gading Marten?

Dalam pembakaran barang bukti, hadir juga wakil walikota Mojokerto Ahmad Rizal Zakaria beserta jajarannya yang ikut serta menunjukkan dan membakar barang bukti dari hasil operasi pekat semeru 2019.

Setelah memusnahkan barang bukti, Kapolres Mojokerto Kota dan Wakil Walikota Mojokerto hadir dalam apel gelar pasukan operasi ketupat semeru 2019.

Dalam apel tersebut, Kapolres Mojokerto kota menyampaikan beberapa amanat dari Kapolri Tito Karnavian untuk meningkatkan kewaspadaan dan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

Setelah menyampaikan amanat Kapolri dalam apel tersebut, Kapolres Mojokerto Kota bersama Wakil Walikota Mojokerto berkeliling bersama sama memeriksa kesiapan para peserta apel yang terdiri dari 60 TNI , dan 370 personel kepolisian dan para instansi yang terkait dengan mudik 2019 seperti dinkes, dishub, linmas, satpol pp, PMI, dan palang merah remaja kota mojokerto. (Febrianto/TribunJatim.com).

Penulis: Febrianto Ramadani
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved