Pantauan Mudik Jalur Trenggalek-Ponorogo KM 16-18, Jalan Mulus dan Potensi Longsor Terminimalisir

Polres Trenggalek memantau jalur mudik ruas Trenggalek-Ponorogo di KM 16-18, Kamis (30/5/2019).

Pantauan Mudik Jalur Trenggalek-Ponorogo KM 16-18, Jalan Mulus dan Potensi Longsor Terminimalisir
AFLAHUL ABIDIN/SURYA
Polisi memantau jalur mudik di jalan nasional Trenggalek-Ponorogo KM 16-18, Kamis (30/5/2019). 

 TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Polres Trenggalek memantau jalur mudik ruas Trenggalek-Ponorogo di KM 16-18, Kamis (30/5/2019).

Hasil pantauan jalan yang sebelumnya kondisinya berlubang dan rawan longsor itu, kini telah layak dilalui.

“Daerah ini menjadi atensi bagi kami. Daerahnya berbukit dan berkelok. Kemarin dalam perbaikan. Sebelumnya jalan berbatu, sekarang sudah kita lihat, kondisinya layak buat pemudik,” kata Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo kepada Tribunjatim.com.

Selain itu, terdapat beberapa titik jalan yang rawan longsor di sepanjang ruas yang dipantau itu. Saat ini, potensi tanah longsor ke jalan itu telah di minimalisir. Di dua titik sepanjang ruas itu, tanggul penahan dari beton telah terbangun sejak akhir Desember lalu.

Menurut Didit, hal itu menunjukkan bahwa jalu tersebut telah layak untuk dipakai mudik. Meski begitu, penyiagaan beberapa alat berat dan jalur alternatif juga tetap disiapkan.

Cerai dari Cucu Soeharto, Lulu Tobing Kini Dilamar Cucu Raja Kapal Bani M Mulia? Lihat Potretnya

Polisi Petakan Jalur Rawan Kecelakaan, Pohon Tumbang dan Tanah Longsor di Jember, Pemudik Wajib Baca

KONDISI TERKINI Ani Yudhoyono Dikabarkan Masuk ICU Lagi, #DoaUntukBuAni Trending

Setidaknya, kata dia, ada dua jalur lain yang bisa dilalui kendaraan maksimal berupa minibus di jalur itu. Yakni, di perkampungan dan di area proyek.

“Kami juga sudah melakukan survei jalur alternatif dari Kecamatan Tugu melintas ke Ponorogo di Pertigaan Pasar Asem. Terdapat jalan alternatif, jalannya hanya layak untuk maksimal minibus. Sudah beraspal dan beton,” ujar dia kepada Tribunjatim.com.

Selain di jalur itu, potensi longsor juga ada di daerah Kecamatan Panggul yang berbatasan dengan Pacitan. Untuk daerah-daerah seperti itu, polisi dan petugas terkait telah menyediakan pos pelayanan. Setidaknya, buat berjaga-jaga jika longsor menutup jalan.

Pantauan di lokasi, Kamis (30/5/2019), arus mudik arah Trenggalek belum begitu padat. kendaraan yang melintas di jalur utama menuju daerah-daerah sekitar Trenggalek juga masih landai. Belum ada peningkatan volume kendaraan yang singifikan di H-6 Lebaran.

Kasatlantas Polres Trenggalek, AKP Suprihanto mengatakan, arus mudik sudah tarlihat namun belum signifikan. Ia menduga, kepadatan bakal terjadi untuk beberapa hari ke depan. (aflahul abidin/TribunJatim.com)

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved