Permintaan Pasar Meningkat, PT INKA Gandeng Kejari Kota Madiun untuk Pendampingan Hukum

PT Industri Kereta Api (INKA) yang berlokasi Kota Madiun sedang mengerjakan pesanan kereta dari Bangladesh, Filipina, dan dalam Indonesia.

Permintaan Pasar Meningkat, PT INKA Gandeng Kejari Kota Madiun untuk Pendampingan Hukum
SURYA/RAHADIAN BAGUS
Direktur Produksi PT INKA, Bayu Waskito, bersama Kepala Kejaksaan Negeri Kota Madiun, Handoko Setiawan menandatangani kesepakatan bersama terkait pendampingan hukum di aula PT INKA Madiun, Rabu (29/5/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Pasar ekspor dan dalam negeri PT Industri Kereta Api (INKA) semakin berkembang.

Pabrik kereta api berpelat merah yang berlokasi Kota Madiun ini sedang mengerjakan pesanan kereta dari Bangladesh, Filipina, dan dalam Indonesia (PT KAI) tahun ini.

"Tahun ini, PT INKA kami memproduksi untuk pesanan dari Bangladesh sebanyak 250 kereta, Filipina 6 trainset DMU, dan Indonesia (KAI) sebanyak 438 kereta penumpang," kata SM Humas Sekretaris dan Protokoler PT INKA, Hartono, saat ditemui, Rabu (29/5/2019).

Selain itu, PT INKA juga sedang membangun pabrik di Banyuwangi, Jawa Timur.

Volume Kendaraan di Tol Madiun Mulai Meningkat, Diprediksi Puncak Mudik Bisa Capai 20 Ribu per Hari

Ada Kereta Api Anjlok di Nagreg, Kereta di Madiun Terlambat Hingga 7 Jam

Pabrik baru di Banyuwangi ini akan fokus memproduksi kereta ekspor dan proyek di luar Jawa.

Oleh sebab itu, PT INKA menggandeng Kejaksaan Negeri Kota Madiun sebagai pendamping mengenai masalah hukum perdata dan tata usaha negara.

Dengan demikian, PT INKA akan didampingi Kejari Kota Madiun dalam setiap permasalahan dan pertimbangan terkait masalah hukum.

Hartono menuturkan, perlindungan hukum maupun pendampingan hukum sangat dibutuhkan PT INKA yang saat ini sedang mengembangkan berbagai bisnis dan ekspansi bisnis di bidang sarana perkeretaapian.

Ini Deretan Fasilitas Mewah Kereta Sleeper Luxury 2, Tak Kalah dengan Layanan Pesawat Terbang

Cara Menjaga Pola Makan Tetap Sehat Pasca Puasa di Bulan Ramadan, Simak Penjelasan Puraforma Klinik

Terlebih, saat ini, nilai ekspor untuk produksi kereta api setiap tahun terus mengalami peningkatan.

"Kami merasa perlu untuk melakukan kerja sama dengan mendasarkan pada peraturan perundang-undangan. Selain itu, kerja sama ini akan meningkatkan efektivitas penanganan atau penyelesaian masalah hukum dalam bidang perdata dan TUN baik dalam maupun di luar pengadilan," katanya.

Sementara itu, Kepala Kejari Kota Madiun, Handoko Setiawan, mengatakan ada beberapa poin yang disepakati dalam kerja sama ini.

Di antaranya, bantuan hukum, pertimbangan hukum, tindakan hukum lain, pendapat hukum, dan pendampingan hukum di bidang perdata dan tata usaha negara, serta audit hukum di bidang perdata.

Jalur Kereta Api Garum-Talun Blitar Rawan Longsor, KAI Daop 7 Madiun Siagakan Peralatan dan Petugas

Handoko menambahkan, Kejari Kota Madiun juga akan memberikan bantuan hukum maupun masukan-masukan saat PT INKA menghadapi gugatan hukum.

"Dengan kerja sama ini, kami juga akan memberikan jasa hukum di luar penegakan hukum, bantuan hukum, pelayanan hukum, dan pertimbangan hukum dalam rangka menyelamatkan dan memulihkan kekayaan negara," imbuhnya. (Surya/Rahadian Bagus)

Yuk Subscribe YouTube Channel TribunJatim.com:

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved