Idulfitri 2019

Mudik Lebaran 2019 Kali Ini Sudah Memasuki Musim Kemarau, Perhatikan Imbauan dari BMKG Juanda

Musim mudik Lebaran 2019 kali ini akan memasuki musim kemarau. Ini imbauan BMKG Juanda.

Istimewa
Ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Musim mudik Lebaran 2019 kali ini akan memasuki musim kemarau.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda himbau pemudik agar bawa bekal air minum yang cukup.

"Musim kemarau identik dengan suhu panas yang cukup tinggi. Agar para pemudik tidak mengalami dehidrasi, alangkah baiknya membawa bekal air minum yang cukup," ujar Kasie Data dan Informasi BMKG Juanda, Teguh Tri Susanto kepada TribunJatim.com, Jumat (31/5/2019).

Prakiraan Cuaca BMKG 33 Kota Hari ini, Jumat 31 Mei 2019: Surabaya Cerah Berawan, Bengkulu Hujan

WARNING BMKG: Ini Daftar Wilayah Terancam Cuaca Ekstrem, Angin Kencang Sampai Hujan Lebar Plus Petir

Ia mengatakan suhu maksimal di Jawa Timur saat musim kemarau mencapai 35 - 36 derajat celcius. Dengan puncak titik terpanas sekitar pukul 13.00 - 14.00.

"Selain dehdirasi, pemudik juga kita himbau agar tidak membuang rokok sembarangan didaerah hutan dan lahan yang penuh dengan pepohonan. Karena musim kemarau, banyak tanaman yang kering dan mudah terbakar dikhawatirkan dapat berpotensi menyebabkan kebakaran hutan dan lahan," terangnya.

Sedangkan untuk musim kemarau ini, suhu di malam hari cenderung dingin berkisar 23 - 24 derajat celcius.

Oleh karenanya ia menghimbau agar pemudik melakukan perjalanan saat pagi hari sekitar pukul 04.30 WIB. Atau saat malam hari sekitar pukul 19.00.

"Hal tersebut untuk menghindari dehidrasi dan panas yang cukup menyengat saat siang. Namun tentunya melakukan perjalanan malam hari harus dengan catatan yaitu kondisi pemudik harus fit," tandasnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved