Wali Murid Berebut Antrean Ambil Nomor Pin PPDB, SMAN 15 Surabaya Batasi Jumlahnya Jadi 600 Orang

Wali Murid Berebut Antrean Ambil Nomor Pin PPDB, SMAN 15 Surabaya Batasi Jumlahnya Jadi 600 Orang.

Wali Murid Berebut Antrean Ambil Nomor Pin PPDB, SMAN 15 Surabaya Batasi Jumlahnya Jadi 600 Orang
SURYA/NURAINI FAIQ
Salah satu antrean di SMAN 17 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - SMAN 15 Surabaya akhirnya membatasi jumlah antrean pendaftaran pengambilan nomor PIN dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB).

Setelah berjubel dan crowded karena ratusan wali murid berebut antrean, panitia PPDB SMAN kawasan ini membatasi jumlah antrean.

"Bapak-Bapak, Ibu-Ibu Wali murid mohon maaf untuk absensi pengambilan PIN hari ini kami batasi sampai 600. Antrean 601 ke atas dilayani besok," kata salah satu panitia PPDB SMAN 15 melalui pengeras suara. 

Pengakuan Wali Kota Risma Soal Kiriman Orang Gila ke Surabaya Tiap Tahun, Jumlah Naik Saat Lebaran

Demi Daftarkan Anakanya di SMA Negeri, Para Orang Tua Rela Antri Sejak Subuh untuk Ambil PIN PPDB

Ombudsman Jatim Desak Pemkot Surabaya Segera Revitalisasi Pasar Tunjungan

Hingga menjelang salat Jumat tadi, antrean untuk mendapatkan PIN sebelum mendaftar PPDB di sekolah kawasan itu masih berlangsung. Antrean berkepanjangan karena mencapai ratusan.

Panitia di SMAN 15 ini relatif tertib meski tetap berjubel. Mereka memecah antrean antara yang sudah mendapatkan nomor antrean dengan yang sudah mendapatkan antrean.

Setelahnya panitia baru memanggil satu per satu untuk mendapatkan PIN.

Sejumlah SMAN lain malah ada yang wali muridnya kepanasan di halaman karena antrean yang berjubel. "Lha iya, era sudah IT begini masih ada antrean. Puasa-puasa kita belani di anak," kata Novi, salah satu wali murid yang baru bisa dilayani besok Sabtu di SMAN 15.

Para wali murid banyak yang ngedumel karena hampir semua wali murid ingin mendaftar yang lebih awal. Bahkan banyak yang selepas subuh sudah rela antre demi menyekolahkan anaknya di SMAN pilihan. 

PPDB semua jenjang baik SD ke SMPN maupun SMP ke SMAN menggunakan sistem Zonasi. Calon siswa berhak memiiih sekolah sesuai Zonasi mereka.

Semua hanya didasarkan pada jarak rumah atau zona.

Jika mereka memiliki jarak rumah dengan sekolah yang sama baru akan diberlakukan variabel lain. Yakni siapa yang lebih dulu mendaftar memiliki pertimbangan juara potensi bisa diterima. Karena Zonasi, non nilai. 

Karena ingin menjadi yang paling awal itulah, orang tua rela sampai berangkat subuh. Itupun kalau tuntas baru mendapat PIN. Nomor rahasia ini untuk mendaftar secara online pada 17 - 20 Juni 2019.

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved