Idulfitri 2019

Dishub Trenggalek Petakan Sembilan Titik Rawan Kecelakaan Lalu Lintas, Pemudik Diimbau Berhati-hati!

Para pemudik tujuan Trenggalek atau yang melintas di jalan nasional kabupaten itu wajib berhati-hati di ruas-ruas yang rawan kecelakaan lalu lintas.

Dishub Trenggalek Petakan Sembilan Titik Rawan Kecelakaan Lalu Lintas, Pemudik Diimbau Berhati-hati!
SURYA.CO.ID/AFLAHUL ABIDIN
Jalan Nasional KM 16 penghubung Trenggalek-Ponorogo menjadi salah satu titik rawan kecelaksaan hasil pemetaan Dishub Trenggalek, Minggu (2/5/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Para pemudik tujuan Trenggalek atau yang melintas di jalan nasional kabupaten itu wajib berhati-hati di ruas-ruas yang rawan kecelakaan lalu lintas.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Trenggalek memetakan sembilan titik rawan laka di jalur tersebut.

Sebagaian jalur berada di daerah lintasan Tulungagung-Trenggalek dan Trenggalek-Ponorogo.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kabupaten Trenggalek Agus Dwi Karyanto mengatakan, titik rawan kecelakaan itu berada di jalan dengan dua kondisi. Yakni tikungan landai dan penyempitan jalan.

Dorong Jadi Daerah Ramah Anak, Pemkab Trenggalek Akan Tambah Tujuh Taman Baru yang Ramah Anak

Tikungan berbahaya itu berada di enam titik, yakni tikungan Sumbergayam Durenan, tikungan Baruharjo Durenan, tikungan Warung Asem Durenan, tikungan Jarakan Trenggalek, tikungan Karangsoko Trenggalek, dan tikungan KM 16.

"Di tikungan-tikungan itu, kita anggap tikungannya landai sehingga pengendara biasa memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi. Di beberapa titik, ada tikungan yang juga memiliki persimpangan. Ini lebih membahayakan," kata Agus, Minggu (2/6/2019).

Sementara itu, titik rawan kecelakaan di jalur yang menyempit berada di tiga titik, yakni jalan menyempit Karangsoko Trenggalek, jalan menyempit Kedunglurah Pogalan, dan jalan menyempit Bendo Pogalan.

Benahi Tempat Wisata, Pemkab Trenggalek Target PAD Capai Rp 1 M Selama Libur Lebaran

"Di sana ada beberapa kilometer ruas yang dilebarkan. Nah, ketika jalan yang dilebarkan habis, pengguna jalan yang tak tahu bisa menerobos ke bahu jalan," tutur dia.

Untuk mengantisipasi ini, Dishub sudah memasang road barier di titik-titik penyempitan. Harapannya, tanda itu bisa meminimalisir penguna kendaraan keblabasan hingga ke bahu jalan.

Kepala Dishub Trenggalek Sigid Agus Haris Basoeki mengatakan, kondisi jalan di ruas rawan kecelakaan itu rata-rata mulus. Hal ini juga yang membuat pengendara jalan bisa memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi.

Mas Ipin Tinjau Pelayanan Dispendukcapil Trenggalek di Hari Terakhir ASN Kerja sebelum Cuti Lebaran

"Jadi memang dari dulu sampai sekarang, titik-titik itu dinyatakan rawan. Artinya potensi terjadinya kecelakaan cukup tinggi," ujar Sigid.

Beberapa kecelakaan yang pernah terjadi di ruas itu tak jarang akibat keteledoran pengguna jalan alias human error.

Maka, ia mengimbau masyarakat yang akan melintas di jalur tersebut untuk lebih berhati-hati. Terutama bagi mereka yang tak sering lewat di Trenggalek.

Ia menambahkan, pemasangan rambu rawan laka sudah dipasang di titik-titik yang membahayakan itu. Efektivitas pemasangan rambu itu, tambah dia, akan diperiksa secara berkala.

(aflahul abidin)

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved