Tak Ada Penjual Makanan Sebelum jam 3 Sore di Sampang, Satpol PP: Mereka Menghargai Orang yang Puasa

Satpol PP Sampang memastikan tidak rumah makan, warung dan pedagang kaki lima yang berjualan saat pagi dan siang hari di Bulan Ramadan.

Tak Ada Penjual Makanan Sebelum jam 3 Sore di Sampang, Satpol PP: Mereka Menghargai Orang yang Puasa
TRIBUNJATIM.COM/NUR IKA ANISA
Ilustrasi pedagang makanan 

Laporan wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANGSatpol PP Sampang memastikan tidak rumah makan, warung dan pedagang kaki lima yang berjualan saat pagi dan siang hari di Bulan Ramadan.

Para pedagang disebut sudah memahami surat edaran yang diberikan oleh Pemkab terkait tujuh poin aturan di bulan Ramadan.

Satu di antaranya adalah seluruh pedagang kaki lima, pemilik warung, rumah makan, agar tidak membuka usahanya di siang hari, kecuali di mulai pukul 15.00 WIB.

Kabid Perda Satpol PP Sampang, Chairijah, mengatakan satu bulan terakhir pihaknya tidak menemukan adanya pedagang kaki lima, pemilik warung dan rumah makan yang berjualan di luar waktu yang sudah di tentukan.

(Berikut Bacaan Niat Puasa Syawal 6 Hari, Sudah Bisa Dilaksanakan Hari Ini)

"Selama bulan Ramadan berlangsung kita tidak menemukan, saya rasa mereka menghargai orang yang sedang berpuasa," ujarnya kepada TribunMadura.com, Rabu (5/6/2019).

Namun Chairijah mengaku sempat menemukan sejumlah remaja makan di pusat kota, saat pihaknya menggelar operasi.

Sehingga di saat itu juga pihaknya menghampiri dan melakukan teguran kepada sejumlah remaja tersebut.

"Anak tersebut makan di depan Kantor Pemkab, sehingga kita langsung menegur agar menghargai orang lain yang sedang berpuasa," ucapnya.

(Di Penghujung Puasa, Kapolres Lamongan AKBP Feby Tetap Blusukan Tabuh Kentongan)

Penulis: Hanggara Syahputra
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved