Tak Mau Kawasan Pakis Dilalui Banyak Truk, Pemkab Malang Tolak Pembangunan Exit Tol Pakis

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang menolak pembangunan exit tol Pakis jika nantinya dijadikan pintu keluar bagi kendaraan besar.

Tak Mau Kawasan Pakis Dilalui Banyak Truk, Pemkab Malang Tolak Pembangunan Exit Tol Pakis
TRIBUNJATIM.COM/AMINATUS SOFYA
Kendaraan yang keluar melalui exit tol Singosari, Kabupaten Malang. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aminatus Sofya

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang menolak pembangunan exit tol Pakis jika nantinya dijadikan pintu keluar bagi kendaraan besar.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga Kabupaten Malang, Romdhoni menuturkan penolakan tersebut dilatarbelakangi status jalan di kawasan Pakis yang merupakan jalan kabupaten.

Apabila kendaraan besar keluar melalui exit tol Pakis, dikhawatirkan jalan di kawasan tersebut rusak.

"Kami sudah berkirim ke PT Jasa Marga Pandaan-Malang supaya pintu keluar bagi kendaraan besar itu tetap di exit tol Singosari saja," kata Romdhoni, Sabtu (8/6/2019).

(Ini Deretan Titik Kemacetan di Malang Raya, Ada Jalur Alternatif yang Bisa Kamu Lalui)

Sebenarnya Pemkab Malang telah mengusulkan agar jalan di sekitar exit tol Pakis berubah status menjadi jalan nasional atau sama seperti ruas jalan di sekitar exit tol Singosari.

Selama ini, ruas jalan di Pakis jarang dilalui kendaraan besar karena lebih memilih rute melalui Arjosari, Kota Malang.

"Kami menyambut positif kok jalan Tol Pandaan-Malang ini, buktinya kami telah memperbaiki jalur di sekitar exit tol Pakis. Keberatan kami hanya mohon kendaraan besar tidak lewat exit tol Pakis, itu saja," ucap dia.

Direktur Utama PT Jasa Marga Pandaan-Malang, Agus Purnomo menyambut baik keberatan yang disampaikan Pemkab Malang.

Bahkan kata dia, rambu-rambu agar kendaraan besar keluar melalui exit tol Singosari siap dipasang.

(H+3 Lebaran, Jalur Arteri Singosari Menuju Jalan Tol Malang-Pandaan dan Kota Batu Alami Kepadatan)

Pada arus mudik kali ini, seksi 4 Tol Pandaan-Malang yang menghubungkan Kecamatan Singosari hingga Kecamatan Pakis, Kabupaten telah difungsionalkan.

"Kami pasang supaya kendaraan besar tidak keluar exit tol Pakis. Kalau ada yang memaksa kan nanti ada polisi yang menindak," kata Agus.

Agus belum memastikan kapan rambu-rambu larangan agar kendaraan besar tidak keluar melalui exit tol Pakis akan dipasang. Kata dia, seksi 4 Pandaan-Malang masih dalam tahap ujicoba dan belum dioperasionalkan.

"Kan saat ini masih fungsional. Kendaraan besar juga nggak boleh lewat," pungkasnya.

(Mau Icip Rasa Kuliner Mie dengan Topping Sambal Uleg? Yuk Mampir ke Kedai Mie Cobek Malang)

Penulis: Aminatus Sofya
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved