Bantah Kabar Buang Bukti Struk Transaksi Tol Tak Dapat Asuransi, Jasa Marga: Itu Hoax

Kabar membuang bukti struk transaksi di jalan tol tidak mendapatkan asuransi dibantah tegas oleh PT Jasa Marga Tbk.

Bantah Kabar Buang Bukti Struk Transaksi Tol Tak Dapat Asuransi, Jasa Marga: Itu Hoax
SURYA/RIFKI EDGAR
Susasana di pintu exit Singosari Tol Malang-Pandaan. Sejumlah kendaraan mulai melintasi Tol Mapan usai diujicobakan gratis pada Selasa (14/5/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Kabar membuang bukti struk transaksi di jalan tol tidak mendapatkan asuransi dibantah tegas oleh PT Jasa Marga Tbk.

Corporate Communication Department Head PT Jasa Marga, Irra Susiyanti, mengkonfirmasi, hal-hal yang diinfokan tersebut adalah hoax atau tidak benar.

Kabar yang telah beredar luas melalui pesan WhatsApp ini menyebutkan kepada masyarakat agar tidak membuang bukti struk transaksi tol.

Beri Solusi Agar Warga Tak Buang Sampah di Sungai, Warga Kota Batu Buat Pot Bunga dari Popok Bekas

Jadwal Babak Final Australian Open 2019, Indonesia Dipastikan Kantongi Gelar Juara

Hal itu dikatakan akan membuat para pengendera nantinya tidak mendapatkan asuransi apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Kabar itu tidak benar, dan berpotensi membingungkan pengguna jalan tol," ujarnya dalam rilis yang diterima SURYAMALANG.COM (TribunJatim.com Network), Minggu (8/6/2019).

Dijelaskan Irra, biaya yang dibayarkan pengguna jalan tol hanya untuk membayar jasa jalan tol, tidak dibebankan tambahan biaya premi asuransi.

Pantau Arus Balik di Malang, Kadishub Jatim Sebut Underpass Karanglo Bantu Urai Macet Jalan Arteri

Jadwal Arema FC Vs Persib Bandung Mundur, Latihan Perdana Singo Edan setelah Libur Lebaran Diundur

Sehingga tidak ada manfaat asuransi yang dapat diklaim oleh pengguna jalan tol, dengan menunjukkan struk bukti transaksi tol.

"Ini adalah kesalahan informasi, bahwa struk bukti transaksi tol adalah jaminan pengguna jalan berhak mendapat asuransi," ujarnya.

Irra menjelaskan, seluruh pengguna jalan tol berhak atas fasilitas yang diberikan oleh Jasa Marga, termasuk fasilitas derek gratis hingga pintu keluar terdekat.

Calon Penumpang Menumpuk di Terminal Gayatri Tulungagung, Tiap Bus Datang Langsung Penuh

Hal ini dilakukan jika ada pengguna jalan tol mengalami masalah dengan kendaraannya.

"Fasilitas ini kami berikan tanpa harus menunjukkan struk bukti transaksi tol," ujarnya.

Untuk itu, PT Jasa Marga menyarankan, kepada pengguna jalan agar mengetahui nomor call center Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).

"Bila ada kejadian darurat yang terjadi pada pengguna jalan tol di ruas yang kami operasikan, disarankan langsung menghubungi call center pada saat kejadian," kata Irra.

"Nanti petugas akan datang ke lokasi untuk mengecek dan memverifikasi kondisi di lapangan dan serta melakukan tindak lanjut penanganan sesuai standar operasi yang telah ditetapkan," tandasnya. (Surya/Rifky Edgar)

Yuk Subscribe YouTube Channel TribunJatim.com:

Penulis: Rifki Edgar
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved