Momen Lebaran, Penjualan Avtur di Bandara Juanda dan Ngurah Rai Naik 22 Persen

Memasuki H+4 Lebaran, Pertamina Marketing Operation Region V mencatat kenaikan penjualan bahan bakar pesawat alias Avtur.

Momen Lebaran, Penjualan Avtur di Bandara Juanda dan Ngurah Rai Naik 22 Persen
Istimewa
DPPU Avtur di Bandara Juanda Surabaya dan Ngurah Rai Bali yang mengalami peningkatan penyaluran avtur untuk pesawat yang mengalami peningkatan frekuensi penerbangan di dua bandara tersebut selama masa libur Lebaran. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Memasuki H+4 Lebaran, Pertamina Marketing Operation Region V melalui unit operasi Depot Pengisian Pesawat Udara Juanda Surabaya dan Ngurah Rai Bali mencatat kenaikan penjualan bahan bakar pesawat alias Avtur.

Dari masing-masing tempat, ada kenaikan penjualan sebesar 22 persen dan 4 persen dari rata-rata normal harian.

Di Bandara Juanda Surabaya, normalnya penyaluran Avtur sebesar 970 Kilo Liter per hari dengan jumlah penerbangan yang dilayani sebanyak 158 penerbangan.

Sampai dengan H+4 Lebaran ini, rata-rata penyaluran Avtur sebesar 1.030 Kilo Liter per hari, dengan jumlah

(Kedatangan Domestik di Bandara Juanda Hingga Lebaran Turun 37 %, Pergerakan Pesawat Juga Turun 22 %)

penerbangan yang dilayani sebanyak 170 penerbangan, atau naik sebesar 6 persen untuk volume penyaluran Avtur dan 10 persen frekuensi penerbangan yang dilayani selama Lebaran.

"Puncaknya, di Surabaya terjadi kenaikan penjualan Avtur paling signifikan sebesar 22 persen pada H-6 Lebaran, atau pada tanggal 30 Mei 2019," jelas Rustam Aji, Unit Manager Communication & CSR Pertamina Marketing Operation Region V Jatimbalinus,

"Pada hari itu penyaluran Avtur mencapai 1.180 KL dengan jumlah frekuensi penerbangan yang dilayani sebanyak 203 penerbangan," ucapnya pada Minggu (9/5/2019).

Sedangkan di Bandara Ngurah Rai Bali, normalnya penyaluran Avtur berkisar 2.450 Kilo Liter per hari, sampai dengan H+4 Lebaran ini, rata-rata penyaluran Avtur berkisar 2.550 Kilo Liter per hari atau naik sebesar 4 persen.

Sedangkan dengan jumlah penerbangan yang dilayani sebanyak 206 penerbangan, atau naik 13 persen dari biasanya 183 penerbangan.

Saat ini, kedua DPPU baik Juanda maupun Ngurah Rai sudah mempersiapkan diri melayani arus balik yang diprediksi akan memuncak pada hari Minggu (9/6/2019).

"Tim Satgas Ramadhan dan Idul Fitri yang terus beroperasi sampai H+15 Lebaran selalu memonitor kondisi di lapangan, saat ini dapat dipastikan stok mencukupi untum melayani arus balik Lebaran," tandas Rustam.

Reporter: Surya/Sri Handi Lestari.

(Imbas Harga Tiket Pesawat Mahal, Pemilik Gerai di Bandara Juanda Rugi Omzet hingga 40 Persen)

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved