Tunggu Pasar Bergairah, Intiland Siapkan Penjualan Tower 3 dan 4 Apartement Graha Golf

Pengembang apartemen PT Intiland Development Tbk masih akan menunggu pasar properti untuk bergairah lagi dalam mengembangkan proyeknya di Surabaya.

Tunggu Pasar Bergairah, Intiland Siapkan Penjualan Tower 3 dan 4 Apartement Graha Golf
SURYA/SUGIHARTO
Harto Laksono (kiri) Marketing Director PT Intiland Grande di depan proyek apartemen Graha Golf untuk tower 1 dan 2 di kawasan Graha Family Surabaya. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pengembang apartemen PT Intiland Development Tbk di tahun 2019 ini masih akan menunggu pasar properti untuk bergairah lagi dalam mengembangkan proyeknya di Surabaya.

Terutama pengembangan dari proyek Apartemen Graha Golf yang saat ini sudah selesai pembangunan tower 1 dan tower 2 nya.

"Graha Golf kami siapkan ada dua tower lagi. Yaitu tower 3 dan 4. Tapi kami masih tunggu gairah pasar yang lebih agresif untuk mulai pasarkan di tahun ini," ungkap Harto Laksono, Marketing Director PT Intiland Grande, pekan lalu.

Diakui Harto, memasuki tahun 2019 ini, pasar properti mulai menggeliat. Tapi masih belum terlihat agresif.

(Enam Universitas di Australia Dorong Peningkatan Investor Properti)

Sehingga pihaknya memilih menyelesaikan finishing tower 1 dan 2 danbersiap serah terima kepada konsumen.

"Proses tutup atap sudah, kemudian finishing fasad dan interior serta kesiapan fasilitas terkait, targetnya sebelum akhir tahun sudah mulai serah terima kunci ke konsumen," lanjut Harto.

Saat ini dua tower apartemen Graha Golf yang sudah dibangun, memiliki tinggi 23 lantai di lahan seluas 7.500 meter persegi (m2).

Masing-masing tower memiliki 91 unit dengan dua tipe kamar apartemen Dua tower tersebut juga akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas umum seperti ritel pendukung, kolam renang, fitnes beserta ruang yoga, tempat bermain anak, dan taman tematik.

Seiring dengan selesainya tahapan pembangunan konstruksi, harga Graha Golf terus meningkat.

Jika di awal penjualan harganya dipatok Rp 30 juta per meter persegi, saat ini sudah naik di kisaran Rp 39 jutaan per meter persegi.

Halaman
123
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved