Dapat Banyak Order Servis Mobil, Pemilik Bengkel di Pasuruan Pakai Sabu untuk Tambah Stamina

Satresnarkoba Polres Pasuruan menggerebek sebuah bengkel di Desa Gunting, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Minggu (5/6/2019) malam.

Dapat Banyak Order Servis Mobil, Pemilik Bengkel di Pasuruan Pakai Sabu untuk Tambah Stamina
Ilustrasi Sabu 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Satresnarkoba Polres Pasuruan menggerebek sebuah bengkel di Desa Gunting, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Minggu (5/6/2019) malam.

Bengkel ini digerebek karena diduga kuat digunakan untuk menyimpan sabu oleh pemiliknya, Sokheh.

Pria 39 tahun ini memang sudah masuk dalam target operasi kepolisian karena masuk dalam jaringan penyalahgunaan sabu - sabu.

Ternyata benar. Yang bersangkutan ditangkap di dalam bengkel beserta barang bukti satu poket sabu seberat 0,21 gram dan seperangkat alat nyabu.

(Narkoba Pil Jin Marak Dijual di Surabaya, Hanya Bayar Rp 2000, Khofifah: Berantas Bersama Polisi)

Kasat Narkoba Polres Pasuruan AKP Nanang Sugiyono menjelaskan, dalam pemeriksaan, tersangka mengaku baru saja menggunakan sabu sebulan terakhir.

Padahal, dari informasi yang didapatkan anggotanya, tersangka sudah nyabu sejak setahun terakhir.

"Ini kami masih dalami lagi," kata Nanang, Senin (10/6/2019) siang.

Tersangka mengaku menggunakan sabu untuk menambah staminanya.

"Selama libur lebaran kemarin, tersangka buka bengkelnya ini 24 jam non stop. Tersangka mengejar untung kejar setoran saat lebaran," katanya.

Dijelaskannya, selama libur lebaran, omzet bengkel yang dia peroleh meningkat drastis. Menurutnya, banyak kendaraan pemudik yang sering mogok dan datang ke bengkelnya karena buka sepanjang hari.

"Jadi, untuk jaga stamina selama menunggu bengkelnya di musim lebaran kemarin. Tersangka pakai sabu. Katanya, kalau pakai sabu, tersangka kuat tidak tidur dan betah melek sepanjang malam," jelasnya.

(PUSAKA Nawa Kartika Bahas Formula Tekan Peredaran Narkoba di Pasuruan)

Sehari, kata Nanang, selama libur lebaran,tersangka bisa mengkonsumsi satu paket hemat sabu. Itu biasanya, dia konsumsi sejak pagi hingga malam. Tidak dihabiskan seketika itu.

"Mudah - mudahan, bisa terungkap jelas, tersangka beli sabu di mana dan berapa harganya. Sementara ini, tersangka mengaku nyabu agar kuat dan bisa melek untuk jaga bengkel selama lebaran. Tersangja kejar setoran," pungkas dia.

Reporter: Surya/Galih Lintartika

(Deteksi Penggunaan Narkoba Jelang Mudik, Sopir Bus di Terminal Gayatri Tulungagung Wajib Tes Urine)

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved