Empat Mobil Damkar Masih Lakukan Pembasahan di Gudang Garmen Kecamatan Gresik yang Terbakar

Empat mobil pemadam kebakaran (damkar) masih melakukan proses pembasahan di gudang garmen yang berada di Jalan Dr. Soetomo, Kecamatan Gresik.

Empat Mobil Damkar Masih Lakukan Pembasahan di Gudang Garmen Kecamatan Gresik yang Terbakar
SURYA.CO.ID/WILLY ABRAHAM
Api sudah tidak terlihat, petugas damkar masih melakukan pembasahan di dalam gudang, Senin (10/6/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Empat mobil pemadam kebakaran (damkar) masih melakukan proses pembasahan di gudang garmen yang berada di Jalan Dr. Soetomo, Kecamatan Gresik, Senin (10/6/2019). Proses pemadaman sendiri memakan waktu hingga 24 jam.

Setelah berjibaku memadamkan api, saat ini petugas sedang berusaha melakukan pembasahan. Sebab didalam gudang terdapat banyak kain jeans sehingga petugas harus benar-benar memastikan api tidak muncul lagi.

"Saat ini sedang pembasahan," ujar kepala PMK Gresik, Eka Prapangasta.

Angka Kecelakaan Selama Mudik Lebaran di Kabupaten Gresik Menurun, Inilah 3 Faktor Penyebabnya

Menurut Eka, kendala yang membuat api belum berhasil dipadamkan sejak kemarin adalah pasokan air. Meskipun 8 mobil damkar telah berjibaku memadamkan api ditambah lagi mobil damkar dari Pemkot Surabaya.

Di beberapa bagian api berhasil dipadamkan, kemudian saat berpindah tempat, api muncul kembali. Hal itu memakan waktu dan membuat mobil damkar harus sering bolak-balik mengambil air di telaga Ngipik.

"Butuh pasokan air karena gresik sulit depo air," jelasnya.

Selain itu, akses masuk menuju dalam gudang juga rawan sebab bagian atas yang terdiri dari baja dan beton terus menerus dilalap si jago merah. Sehingga cukup membahayakan petugas ketika berusaha memadamkan api di dalam gudang.

Pemudik dari Pulau Bawean ke Gresik Menurun pada Hari Terakhir Libur Lebaran 2019

Eka berharap kedepannya, pemkab dapat menyediakan hydrant di ruas jalan dalam kota. Sehingga pusat keramaian seperti pertokoan dan pemukiman dapat segera dipadamkan saat terjadi kebakaran.

Tidak adanya hydrant mobil damkar harus bolak-balik mengambil air.

Sementara itu, Kapolsek Gresik Kota Kompol Inggit Prasetyanto mengatakan saat ini arus kendaraan di Jalan Dr. Soetomo masih ditutup untuk kendaraan roda empat.

Roda dua masih bisa melintas namun, saat di dekat lokasi langsung diarahkan polisi masuk kedalam gang. Sebab mobil damkar masih berada di depan gudang.

"Jalan kita tutup, sekarang mobil damkar sedang melakukan pembasahan agar api tidak nyala lagi," jelasnya.

Penulis: Willy Abraham
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved