Gubernur Khofifah: SPP SMA SMK Jatim Juli Depan Gratis, Sekolah Swasta Bisa Dapat Surplus Subsidi

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan bahwa SPP Gratis akan direalisasikan pada siswa SMA dan SMK Negeri di tahun ajaran baru

Gubernur Khofifah: SPP SMA SMK Jatim Juli Depan Gratis, Sekolah Swasta Bisa Dapat Surplus Subsidi
SURYA/FATIMATUZ ZAHROH
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa didampingi Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Hudiyono meninjau proses pengambilan pin PPDB di SMAN 15 Surabaya, Senin (10/6/2019). Fatimatuz zahroh/Surya 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan bahwa SPP Gratis akan direalisasikan pada siswa SMA dan SMK Negeri di tahun ajaran baru 2019/2020.

Sedangkan SMA SMK swasta di Jawa Timur bakal mendapatkan biaya subsidi SPP yang berbeda-beda nilainya.

Ada sekolah yang masih belum full dan sebaliknya ada pula yang bahkan subsidinya lebih besar dibandingkan dengan biaya SPP yang dibebankan semula.

Hal itu disampaikan Gubernur Khofifah usai sidak  pengambilan pin PPDB di SMAN 15 Kota Surabaya, Senin (10/6/2019).

(Gubernur Khofifah Indar Parawansa Melaporkan Harga Daging di Pasar Pucang Tidak Sampai Rp 150 Ribu)

Dalam kesempatan itu ia mengatakan bahwa cukup banyak sekolah yang besaran subsidi dari Pemprov malah surplus.

"Kita akan mulai melaksanakan pendidikan Gratis Berkualitas (TisTas) mulai tahun ajaran baru mendatang. SMA dan SMK Negeri sudah gratis semua. Tapi untuk yang swasta kita memberi subsidi," kata Khofifah.

Bagi yang nilai subsidinya lebih kecil dibandingkan SPP yang dibebankan ke siswa, maka selisihnya boleh dibebankan pada orang tua murid.

"Tapi di beberapa wilayah justru ada yang surplus subsidinya, kita berharap surplus yang ada bisa digunakan untuk peningkatan mutu dan kualitas pendidikan di sekolah tersebut," tegas Khofifah.

Ia mengatakan adanya program TisTas tak lain adalah untuk mencapai tujuan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Jawa Timur.

Perlu diketahui, saat ini posisi IPM Jawa Timur terendah di pulau Jawa dan urutan ke 14 di Indonesia.

(Narkoba Pil Jin Marak Dijual di Surabaya, Hanya Bayar Rp 2000, Khofifah: Berantas Bersama Polisi)

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved