JLS Tulungagung-Trenggalek Segera Tersambung, Pengelola Wisata Pantai Gemah Malah Khawatir

Tahun 2019 diperkirakan Jalur Lintas Selatan (JLS) Tulungagung dan Trenggalek sudah terhubung.

JLS Tulungagung-Trenggalek Segera Tersambung, Pengelola Wisata Pantai Gemah Malah Khawatir
SURYA.CO.ID/DAVID YOHANES
Suasana Pantai Gemah saat libur lebaran 2019. 

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Tahun 2019 diperkirakan Jalur Lintas Selatan (JLS) Tulungagung dan Trenggalek sudah terhubung.

Tahun ini proyek ini diteruskan dengan pendanaan dari Inslamic Development Bank (IDB).

Dengan demikian Desa Keboireng, Kecamatan Besuki akan tersambung dengan wilayah Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek.

Hari Pertama Kerja Pasca Libur Lebaran, Pelayanan di RSUD dr Soedomo Trenggalek Dipastikan Normal

Namun perbaikan infrastruktur ini juga menimbulkan kekhawatiran di kalangan pelaku usaha wisata di Tulungagung.

Dengan terhubungnya JLS Tulungagung-Trenggalek, maka Pantai Gemah akan terhubung dengan pantai-pantai lain di wilayah Trenggalek.

Padahal selama ini Pantai Gemah adalah destinasi pantai utama di Tulungagung, karena aksesnya sangat mudah.

Jika JLS sudah tersambung, maka Pantai ini akan bersaing langsung dengan Pantai Prigi, Pantai Pasir Putih, Pantau Damas dan Pantai lain di Trenggalek yang lebih dulu dikenal.

“Makanya kami juga terus berbenah. Jangan sampai setelah JLS tersambung, Pantai Gemah hanya sebagai tempat mampir, bukan tujuan utama,” ujar Ketua Pokdarwis Pantai Gemah, Jumarli.

Pengunjung Padati Pantai Gemah Tulungagung, Tertarik Karena Postingan Media Sosial dan Akses Mudah

Jumarli melanjutkan, segala persiapan sudah dilakukan yang melibatkan semua pelaku usaha di Pantai Gemah dan Pantai Bayem.

Misalnya para pengelola dan pengurus serta para pedagang dilatih untuk menarik pengunjung.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved