Pemkot Malang Jajaki Sister City Dengan Trenggalek Pada 2020, Gali Potensi Kelola Tepung Tapioka

Pemkot Malang Jajaki Sister City Dengan Trenggalek Pada 2020, Gali Potensi Kelola Tepung Tapioka.

Pemkot Malang Jajaki Sister City Dengan Trenggalek Pada 2020, Gali Potensi Kelola Tepung Tapioka
SURYA/RIFKI EDGAR
Wali Kota Malang, Sutiaji. Pemkot Malang menyiapkan dana subsidi pendidikan sebesar Rp 49 miliar untuk sekolah swasta di Kota Malang. 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Pemkot Malang menjajaki Sister City dengan Kabupaten Trenggalek untuk meningkatkan perekonomian.

Pemkot Malang akan melakukan MoU dengan Pemkab Trenggalek sebagai bentuk implementasi kerjasama yang dapat berjalan pada 2020 mendatang.

Wali Kota Malang Sutiaji sebelumnya telah bertemu dengan Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak.

Inspektorat Kabupaten Malang Gelar Sidak di RSUD Kanjuruhan Malang, Satu Staf Absen

Tim Reog Universitas Brawijaya Malang Diundang Tampil di International Tourism Fair of Madagascar

Satpol PP Kota Malang Angkut Ratusan Reklame Ilegal di Hari Pertama Masuk Kerja Pasca Lebaran

Sutiaji menjelaskan, dari pertemuan itu Pemprov Jatim akan menjembatani dilaksanakannya program Sister City yang melibatkan beberapa daerah di Jatim.

Sutiaji menjelaskan ada banyak program yang bisa dilaksankan dalam program Sister City tersebut.

Terutama untuk menggali potensi yang dimiliki di setiap daerah.

Dalam program Sister City dengan Pemkab Trenggalek ini, Sutiaji mengatakan potensi yang dilihat salah satunya seperti pengelolaan tepung tapioka.

Trenggalek menjadi salah satu daerah penghasil singkong terbaik dan terbanyak untuk dijadikan tepung tapioka.

Sementara konsumsi di Kota Malang sendiri lumayan besar untuk pemenuhan tepung tapioka.

"Sehingga nanti bisa kerjasama, di mana tepung tapioka diproduksi oleh BUMD Trenggalek dan kami bisa membelinya dengan harga bersahabat,” ujar Sutiaji, Senin (10/6/2019).

Dengan program ini, Sutiaji juga akan membuat produk-produk di Kota Malang bisa dijual ke Trenggalek.

Selain Trenggalek, kata Sutiaji sebelumnya ada daerah lain yang juga maenawarkan program serupa.

“Begitu juga sebaliknya, Kota Malang bisa menawarkan keunggulan yang lain untuk saling menopang perekonomian antar daerah," terangnya.

Sebelumnya, Kota Malang memang aktif melakukan program Sister City dengan berbagai daerah, baik di dalam ataupun luar negeri.

Salah satunya kerjasama Sister City yang dilakukan dengan Guangzhou, Tiongkok untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

Penulis: Benni Indo
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved