Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko Komentari Sepinya Wisata Alam Baru, Bandingkan dengan Wisata Buatan

Pengelola wisata baru di Kota Batu mulai mengeluh karena sepinya pengunjung yang datang.

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko Komentari Sepinya Wisata Alam Baru, Bandingkan dengan Wisata Buatan
SURYA.CO.ID/SANY EKA PUTRI
Spot foto di wahana Wisata Goa Pinus yaitu Pulau Melayang, Mei 2019. 

TRIBUNJATIM.COM, BATU - Pengelola wisata baru di Kota Batu mulai mengeluh karena sepinya pengunjung.

Seperti yang diungkapkan oleh Munir pengelola Wisata Goa Pinus di Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji.

Di satu sisi ia mengakui kalau akses menuju ke sana juga sulit dan jarang diketahui masyarakat umum.

"Ya bagaimana lah nanti solusinya agar di sini sama-sama ramai. Minimal seperti Wisata Paralayang, yang pengunjungnya banyak juga," kata dia, Senin (10/6).

Taman Rekreasi Selecta di Kota Batu Masih Jadi Tujuan Wisata Keluarga Selama Musim Libur Lebaran

Ia sangat berharap ada dukungan dari Pemkot Batu terkait akses menuju ke tempat wisata di sana. Munir yang juga pengelola Wisata Susu Brau ini menambahkan akan sangat sulit jika wisata baru menyaingi wisata buatan ataupun wisata lainnya.

"Wisata Susu Brau ini belum berjalan, harapan kami ketika kami melaunching wisatawan mendapatkan kemudahan akses untuk berwisata ke sini," imbuhnya.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko mengatakan itu merupakan hal yang wajar.

Beri Solusi Agar Warga Tak Buang Sampah di Sungai, Warga Kota Batu Buat Pot Bunga dari Popok Bekas

Menurutnya bukan berarti wisatawan lebih tertarik dengan wisata buatan atau yang lainnnya, melainkan di Kota Batu wisata buatan juga sangat terbatas.

"Jika dibandingkan memang sangat jauh berbeda dibandingkan wisata buatan. Kalau ke wisata di desa mereka membutuhkan waktu lebih lama untuk menuju lokasi," kata Dewanti.

Sedangkan, lanjutnya apabila ke wisata buatan di satu tempat mereka bisa mendapatkan banyak wahana. Tetapi di satu sisi ia sangat mendukung dengan adanya tempat wisata di desa. Karena memberdayakan masyarakat yang ada di desa dan meningkatkan potensi alam yang ada di Desa.

"Ada plus minusnya. Untuk akses pemkot Batu pasti mendukung," imbuhnya.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved