Ajak Rakyat Tolak Kerusuhan Jelang Sidang Sengketa Pilpres, Ketua MUI Pasuruan: Jangan Buat Rusuh

Ajak Rakyat Tolak Kerusuhan Jelang Sidang Sengketa Pilpres, Ketua MUI Pasuruan: Jangan Buat Rusuh.

Ajak Rakyat Tolak Kerusuhan Jelang Sidang Sengketa Pilpres, Ketua MUI Pasuruan: Jangan Buat Rusuh
SURYA/GALIH LINTARTIKA
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pasuruan KH Nurul Huda Muhammad 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Ketua MUI Kabupaten Pasuruan KH Nurul Huda Muhammad mengajak masyarakat Pasuruan untuk menolak kerusuhan atau kekerasan dalam bentuk apapun menjelang sidang perdana sengketa Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK), Jumat (14/6/2019) mendatang.

KH Nurul Huda meminta masyarakat Pasuruan tetap tenang dan tidak gaduh menyikapi sidang perdana sengketa Pilpres di MK.

Pria dari Pasuruan Simpan Sabu di Bengkelnya, Dipakai Untuk Jaga Stamina Kejar Omzet Saat Lebaran

Ratusan Orang Geruduk Polres Pasuruan Manfaatkan Toleransi Urus SIM Pasca Libur Lebaran

PUSAKA Nawa Kartika Bahas Formula Tekan Peredaran Narkoba di Pasuruan

Apapun kondisi di Jakarta, jangan mempengaruhi kondisi di Pasuruan.

"Mari kita percayakan kepada aparat yang berwenang untuk menguji kebenaran sesuai dengan fakta hukum yang bersalah. Proses hukum sedang berjalan, hormati prosesnya dan jangan buat rusuh," katanya.

Ia secara tegas,mengecam dan mengutuk apapun upaya dalam bentuk apapun yang bisa mencedarai persatuan dan kesatuan bangsa.

Tetap jaga situasi yang aman, damai, tentram dan kondusif seperti ini.

"Saya imbau saudara - saudara sebangsa dan se tanah air untuk tidak membuat onar selama sidang MK berlangsung dan sesudah sidangnya selesai. Apapaun keputusannya, ayo bersama - sama belajar menghormati apapun bentuk keputusan yang menjadi produk hukum tetap," tambahnya.

Ia mengajak,semua masyarakat untuk menjaga NKRI ini. Tolak keras apapun bentuk yang akan menghancurkan NKRI ini. Jaga NKRI dengan penuh kasih kasih dan damai.

"Kami mendukung TNI - Polri untuk menindak tegas para pelaku kerusuhan dan beri hukuman sesuai dengan perundangan - undangan yang berlaku. Tolak Kerusuhan. Kami doakan, agar APH (Aparat Penegak Hukum) kuat dan bisa menjaga NKRI ini, karena NKRI harga mati," pungkas dia

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved