Dua Desa di Kabupaten Madiun Masuk Nominasi Lomba Desa Tingkat Provinsi Jawa Timur

Dua desa di Kabupaten Madiun masuk dalam nominasi lomba desa yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Timur

Dua Desa di Kabupaten Madiun Masuk Nominasi Lomba Desa Tingkat Provinsi Jawa Timur
SURYA/RAHADIAN BAGUS
Presiden Jokowi memberikan hadiah sepeda kepada seorang petani di Desa Dungus, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Senin (6/11/2017). 

 TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Dua desa di Kabupaten Madiun masuk dalam nominasi lomba desa yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Timur tahun 2019.

"Tahun ini, ada dua desa yang masuk nominasi empat besar lomba desa yang diselenggarakan Dinas PMD Provinsi Jatim," kata Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (Bappemas dan Pemdes) Pemkab Madiun, Joko Lelono, Selasa (11/6/2019).

Joko menuturkan, dua desa yang lolos empat besar terbaik se-Jawa Timur tersebut yakni, Desa Kepel di Kecamatan Kare, dan Desa Mendak di Kecamatan Dagangan.

Dua desa yang masuk nominasi tersebut sebelumnya, sudah menjuarai lomba desa tingkat Kabupaten Madiun yang diselenggarakan awal tahun ini. Keduanya terpilih mewakili Kabupaten Madiun, untuk mengikuti ajang tingkat provinsi.

Joko menjelaskan, Desa Kepel masuk dalam nominasi kategori Lomba Desa dan Sepuluh Program Pokok PKK tingkat Provinsi Jatim.

"Dari hasil seleksi di tingkat kabupaten, Kepel menjadi juara satu karena memiliki potensi unggulan sebagai desa penghasil porang," jelasnya kepada Tribunjatim.com.

Muhammad Rafli Jadi Man of The Match Merlion Cup 2019, Pelatih Arema FC: Saya Minta Contoh Ronaldo

Pria Telanjang Bulat Tengah Malam Gedor Pintu Rumah Warga, Warga Ketakutan

Ahmad Dhani Tak Bisa Langsung Balik ke Cipinang Seusai Vonis Setahun, Kejati Jatim: Perlu Koordinasi

Ia mengatakan, sekitar 84 persen masyarakat di Desa Kepel menanam porang. Tidak hanya itu saja, Desa Kepel juga menjadi pusat edukasi pertanian porang skala nasional.

"Di sana juga ada Inovasi Katak (sebutan untuk buah/bibit porang) Umroh. Jadi dari hasil penjualan kataknya bisa dipakau umroh," katanya kepada Tribunjatim.com.

Desa Kepel akan bersaing dengan tiga desa lainnya dari Kabupaten Banyuwangi, Malang, Pacitan.

Sedangkan Desa Mendak, masuk dalam nominasi Penilaian Bulan Bhakti Gotong-royong Masyarakat tingkat Provinsi Jatim.

Untuk diketahui, tahun 2018 lalu, Desa Mendak menjuarai desa terbaik tingkat Provinsi Jawa Timur.

"Tahun lalu Desa Mendak menyabet juara dua tingkat provinsi, kalah dengan Blitar," imbuhnya. (rbp/Tribunjatim)

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved