Lakukan Penggeledahan di Kantor YKP Surabaya, Kejati Jatim Sita Beberapa Dokumen Penyidikkan

Tim Satuan Khusus Pemberantasan Korupsi pada Pidana Khusus Kejati Jatim melakukan penggeledahan di dua tempat sekaligus.

Lakukan Penggeledahan di Kantor YKP Surabaya, Kejati Jatim Sita Beberapa Dokumen Penyidikkan
TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN
Petugas dari Kejati Jatim lakukan penggeledahan di Kantor YKP di Jl Sedap Malam No 9-11, Surabaya, Selasa, (11/6/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Tim Satuan Khusus Pemberantasan Korupsi pada Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim melakukan penggeledahan di dua tempat sekaligus.

Dipimpin Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jatim, Didik Farkhan Alisyahdi, Sekitar pukul 10.00 WIB, kantor YKP di Jalan Sedap Malam No 9-11, Surabaya dan di PT YEKAPE di Jalan Wijaya Kusuma No 36, Surabaya digeledah.

Kuasa Hukum Ahmad Dhani Sebut Vonis Kasus Vlog Idiot Tidak Berkekuatan Hukum Tetap

Tim menyisir seluruh ruangan yang ada di kantor YKP Surabaya, maupun di PT YEKAPE. Hal ini dilakukan setelah status kasus ini resmi dinaikkan menjadi penyidikan.

Meski belum selesai melakukan penggeledahan, Tim Satuan Khusus Pemberantasan Korupsi membawa koper berisikan dokumen yang dibutuhkan dalam penyidikan kasus ini.

Aspidsus Kejati Jatim, Didik Farkhan Alisyahdi membenarkan penggeledahan tersebut.

Pihaknya menjelaskan, penggeledahan ini, sebagai tindak lanjut dari penyidikan yang dilakukan Pidsus Kejati Jatim.

Ini Penjelasan Ahmad Dhani yang Membuatnya Ajukan Banding, Salah Satunya Ada Fakta Disembunyikan

Dan dugaan kerugian negara dari kasus ini, diakui Didik, akan dihitung daripada aset milik YKP dan PT YEKAPE.

"Ada dua tempat yang kita geledah. Tim yang berjumlah 20 orang lebih ini juga mengamankan dokumen-dokumen yang kita perlukan, dan berkaitan dengan kasus mega korupsi, nilainya triliunan," kata Didik Farkhan Alisyahdi di sela penggeledahan, Selasa, (11/6/2019).

Disinggung mengenai penetapan tersangka, mantan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Surabaya ini secepatnya akan menetapkan tersangka.

Nantinya, lanjut dia, penyidik akan memeriksa semua pengurus PT YEKAPE dan yayasan (YKP), guna dilakukan kroscek dengan data yang dipunyai penyidik.

Pihaknya juga akan melakukan evaluasi dari penyitaan dokumen yang dilakukan tim, apakah ada kekurangan atau sudah cukup.

"Semua pengurus PT dan yayasan nanti kita pilih semua dan kita periksa. Untuk pihak Pemkot Surabaya, yang berkaitan dengan yayasan, maupun yang sudah pensiun semua sudah kita periksa," tegasnya.

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved